Wednesday, 10 August 2022


H. Nono, Tanam Padi, Jual Nasi, Pendapatan Tinggi

16 Jun 2016, 11:57 WIBEditor : Clara Agustin

Mungkin masih sedikit sosok pribadi yang berprofesi ganda sebagai petani sekaligus pengusaha bidang kuliner. A. Nono S. Sambas atau yang akrab disapa H. Nono adalah di antara yang sedikit itu.

Petani asal Bandung ini sangat menikmati perannya baik sebagai pelaku usaha budidaya tanaman padi maupun pengusaha rumah makan yang menyajikan aneka makanan khas Pasundan bagi pelanggannya.

H. Nono mengatakan bahwa harga pembelian pemerintah (HPP) terhadap gabah kering panen yang hanya sebesar Rp 3.700 per kg, membuat petani dalam posisi yang kurang menguntungkan.

Dengan HPP sebesar itu, dari 1 ha sawahnya, saat panen petani hanya memperoleh hasil penjualan sekitar Rp 20 juta. Dalam hal ini padi baru bisa dipanen setelah berumur empat bulan, dengan waktu penanaman 5 kali dalam 2 tahun. Setelah dikurangi ongkos produksi sekitar Rp 2,5 juta per bulan dan biaya hidup petani minimal sebesar Rp 1 juta per bulan, petani hanya akan mendapat untung sekitar Rp 1,5 juta per bulan.

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018