Jumat, 06 Desember 2019


Dengan Kebun Induk dan BUN 500, Lada Musi Rawas Siap Bangkit

31 Okt 2019, 05:15 WIBEditor : Gesha

Perbibitan lada di Musi Rawas | Sumber Foto:HUMAS BALITBANGTAN

TABLOIDSINARTANI.COM, Musi Rawas --- Dalam rangka mendukung program BUN500, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan akan membangun kebun induk  tanaman lada sebagai upaya untuk bisa menyediakan benih lada bermutu dan bersertifikat bagi Kabupaten Musi Rawas serta Provinsi Sumatera Selatan.  

Untuk mewujudkan semua itu, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggandeng seorang peneliti yang bertugas di Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) Balitbangtan, Otih Rostiana untuk menjadi narasumber dalam kegiatan pendampingan pembangunan kebun induk tersebut.

Proses pendampingan ini berlangsung di areal persawahan di sekitar Kabupaten Musi Rawas pada tanggal 24-26 Oktober 2019 lalu.

Upaya tersebut dilakukan dalam mewujudkan kembali kejayaan rempah di Provinsi Sumatera Selatan, yaitu melalui penyediaan benih lada bermutu.

Lada pernah menjadi komoditas unggulan dari Musi Rawas khususnya daerah Rawas pada era Kolonial Belanda sekitar tahun 1800-an. Hal ini juga terungkap dalam buku karya P. De Roo De Faille 1928 berjudul "Dari Zaman Kesultanan Palembang" yang diterjemahkan oleh LIPI pada tahun 1971.

Menurut De Sturler pada 1843 yang dikutip De Roo De Fille, pada kisaran tahun 1729-1803 wilayah Rawas dan sekitarnya pernah ditargetkan wajib setor 20 ribu pikul lada per tahun kepada Kompeni. Dokumen sejarah tersebut menjadi bukti bahwa agroklimat dan tanah Musi Rawas, merupakan daerah sentra lada pada jamannya dan layak dijadikan pengembangan komoditas lada melalui program BUN500. 

Berdasarkan data Statistik Perkebunan (Ditjenbun 2019), luas areal pengembangan lada di Sumsel adalah 11.153 ha dengan produksi 7.580 ton, produktivitas 954 kg/ha, namun tidak ada catatan pengembangan lada di Kabupaten Musi Rawas (Ditjenbun 2019).

Oleh karena itu, melalui BUN500, untuk membangkitkan kembali kejayaan lada di Musi Rawas dimulai dengan membangun kebun induk dari varietas unggul yang telah dilepas, yaitu Lada varietas Natar 1 yang benihnya disediakan oleh Balittro.

Saat ini lahan milik Pemerintah Kabupaten Musi Rawas seluas lebih kurang dua hektar yang telah diolah dan dibuat plot untuk penanaman kebun induk lada. 

Diharapkan dengan keberadaan kebun induk tersebut akan menjadi pilot proyek sumber benih lada unggul dan dapat dikembangkan selanjutnya oleh para produsen benih untuk disebarkan kepada pengguna. 

Reporter : HUMAS BALITBANGTAN
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018