Jumat, 06 Desember 2019


KemenPUPR Rencanakan Menambah Serapan Karet Petani

08 Nov 2019, 16:19 WIBEditor : Gesha

Kementerian PUPR, Basuki Hadimuljono berbincang bersama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo | Sumber Foto:HUMAS KEMENTAN

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta ---  Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menyerap karet rakyat untuk campuran pada aspal, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) akan menyerap karet dari petani lokal lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejak tahun 2018, KemenPUPR melakukan penyerapan karet rakyat sebanyak 30 ribu ton untuk campuran aspal. “Kalau karet, sejak akhir tahun lalu sudah Kami kerjakan, Menteri Pertanian minta supaya Kami perbesar lagi programnya. Ini akan Kami sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Kementerian PUPR menyerap. Ini juga membantu petani karet,” ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono usai menggelar pertemuan dengan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo di kantor Kementerian PUPR, Jumat (8/11).

Mentan Syahrul menyambut baik rencana tersebut, mengingat harga karet yang mengalami tekanan di tingkat internasional. Ia berharap serapan karet dapat dimaksimalkan Kementerian PUPR. "Ini masalah karet yang bersoal dengan harga rendah bisa digunakan menteri semaksimal mungkin, bukan sekadar membantu tapi memang menjadi konsepsi bersama untuk menjadi aspal jalan karet bisa kita capai," kata Syahrul.

Kedua menteri ini sepakat akan menuangkan komitmen ini dalam Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman sehingga dapat segera diimplementasikan secara teknis. “Penandatanganan MoU kemungkinan besar Desember 2019, sehingga Januari 2020 sudah bisa dikerjakan,” pungkas Basuki.

Hingga saat ini, Kemen PUPR sudah menerbitkan regulasi mengenai norma, standar, prosedur, dan manual penggunaan karet untuk campuran aspal, yaitu SE Menteri PUPR No.04/SE/M/2019. Aturan ini berisi pedoman perancangan dan pelaksanaan campuran beraspal panas dengan aspal yang mengandung karet alam. Ketentuan ini juga mengatur spesifikasi aspal karet.

Aspal dengan campuran karet dinilai memiliki kualitas yang perkerasan yang lebih baik dibandingkan tanpa campuran karet. Kandungan karet bisa meningkatkan ketahanan retakan dan deformasi alur. Hasilnya, aspal dengan campuran karet memiliki daya tahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan aspal biasa.

Reporter : TIARA
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018