Wednesday, 26 February 2020


Indonesia, Gudangnya Kopi Specialty Citarasa Internasional (Bag.1)

24 Jan 2020, 17:55 WIBEditor : Gesha

Aneka jenis kopi di Indonesia | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Mempunyai agroklimat dan ketinggian yang berbeda-beda di setiap daerah, Indonesia merupakan gudangnya kopi specialty bercitarasa Internasional. Apa saja kah kopi tersebut?

Beberapa waktu silam, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sempat mengapresiasi tingginya Kopi Blawan dari Kabupaten Bondowoso yang dijual di Jerman. 

Sekedar catatan, kopi Blawan memang terkenal dan diminati oleh warga Eropa. Selama ini 90 persen kopi produksi Blawan diserap pasar luar negeri, di antaranya Belanda, Jerman, hingga Amerika Serikat. Kopi yang ditanam di Perkebunan Blawan berjenis arabika. Kopi arabika dikenal memiliki rasa manis dan asam, serta terasa ringan saat diminum.

Selain kopi Blawan, Indonesia mempunyai beragam jenis kopi lainnya yang tentu saja diminati oleh masyarakat Internasional. Apa sajakah?

1. Kopi Gayo

Kopi yang berasal dari dataran tinggi Gayo di Aceh ini memang sudah sangat terkenal seantero dunia. Jenis kopi yang ditanam umumnya adalah kopi Arabika, meskipun ada beberapa lainnya juga bertanam jenis robusta.

Karakter rasa kopi gayo yang kuat, tingkat keasaman yang rendah dengan sedikit rasa rempah (spice), membuatnya sangat digemari, terutama di Amerika Serikat dan Eropa. Karakter clean, membuatnya laku sebagai campuran house blend. Ciri khas Kopi Arabika Gayo adalah cenderung memiliki rasa yang tidak konsisten.

Kopi Arabika Gayo yang sudah terkenal di dunia ini memiliki cita rasa yang sangat nikmat bahkan apabila di cuping atau di test rasa maka kopi ini memiliki hampir keseluruhan cita rasa kopi yang terdapat di seluruh dunia. Hal tersebut di sebabkan karena faktor tanamnya yang berada di ketinggian sehingga menjadi salah satu aspek mengapa kopi gayo ini sangat nikmat hingga menjadi kopi terbaik.

Kopi gayo ini merupakan kopi dengan harga fantastis atau kopi termahal yang ada di dunia. Hal tersebut sudah di buktikan melalui pameran kopi dunia yang sudah di laksanakan oleh organisasi speciality coffe associatiion of america atau SCAA.

2. Kopi Sidikalang

Kopi jenis robusta ini banyak ditanam petani di Medan Sumatera Utara (Kab. Dairi, Kab. Lintongnihuta dan Kab. Mandailing). Bahkan kopi ini oleh pecinta kopi disinyalir mirip dengan kopi Brazil.

Kopi dari Sumatera Utara dikenal punya tekstur yang halus dan bercita rasa kompleks. Mayoritas kopi di wilayah ini diolah secara kering maupun basah. Sehingga menciptakan aroma kopi yang khas dan unik.

Ciri pertama yang bisa anda ketahui adalah kopi ini memiliki aroma nutty atau kacang-kacangan. Selain itu, aroma chocolate juga bisa anda jumpai di kopi ini sehingga anda akan merasa lebih mencium bau manis dibandingkan wangi kopi tajam. Jika salah semua aroma ini tercampur dan bisa didefinisikan dengan jelas maka kopi tersebut masuk kedalam grade A. Karena masuk ke grade A, maka rasanya pun akan terasa lebih enak dibandingkan grade lainnya.

Selain itu, ciri lain yang bisa anda jumpa pada Kopi Robusta Sidikalang adalah memiliki karakter rasa delicate atau halus dan mild atau ringan. Dengan karakter ini, bagi anda yang memiliki masalah dengan lambung, minum kopi ini bisa menjadi solusi karena tidak terlalu kuat aroma kopinya. Selain tidak terlalu kuat aroma kopinya, kopi ini juga termasuk long after taste yang artinya bisa bertahan lama dimulut anda saat meminum kopi ini. Tingkat keasamannya pun cukup rendah yang tentunya bagus bagi penderita maag dan memiliki chocolate bitter yaitu rasa pahit yang cukup nikmat seperti pahit coklat.

3. Kopi Mandailing

Kopi dari jenis arabika ini umumnya ditanam oleh petani dari Dataran Mandailing, Sumatera Utara. Perlu diketahui bahwa Arabica Mandailing merupakan campuran antara kopi arabika lintong dengan kopi Arabica gayo. Keduanya berada diatas 1200 kaki dari permukaan laut yang sangat cocok untuk tempat budidaya jenis kopi arabika. 

Jenis kopi yang satu ini dikenal mempunyai aroma serta cita rasa yang kuat. Flavor atau rasa dari varian Mandheling yaitu fine acidity, full body, sweet, long lasting aroma after taste.

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018