Friday, 05 June 2020


Inilah Rahasia Pembibitan Vanili Agar Berbuah Lebat

20 May 2020, 13:23 WIBEditor : Indarto

Buah vanili | Sumber Foto:Dok. Sinta

Vanili akan hidup subur apabila di tanam di tanah berhumus dengan sistem drainase yang bagus. Vanili tak cocok di tanam di tanah yang terlalu asam.

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta.. Memulai usaha budidaya vanili bisa dilakukan dengan pemilihan bibit yang baik dan bebas hama penyakit. Sebab, kalau bibitnya sejak proses pembibitan sudah terpapar hama dan penyakit,  akan berpengaruh terhadap penurunan produksi vanili.

Peneliti vanili, Endang Hadipoentynati mengatakan, pemilihan bibit unggul yang tak terpapar penyakit adalah faktor penting dalam budidaya vanili. " Selanjunya, yang tak kalah penting adalah penentuan lokasi budidaya vanili. Lokasi budidaya harus dekat sumber air, bebas endemik dan tanahnya harus subur (gembur)," kata Endang, dalam Webinar bertajuk Teknis Menanam Vanili Varietas Unggul, di Jakarta, Rabu (20/5).

Menurut Endang, tanaman vanili akan hidup subur apabila di tanam di tanah  berhumus dengan sistem drainase yang bagus. Vanili tak cocok di tanam di tanah yang terlalu asam. Karena itu Ph tanah untuk budidaya vanili antara 5,5-7.

" Vanili cocok ditanan di dataran yang ketinggiannya 700-1.000 meter dari permukaan laut. Curah hujannya 1.500- 3.000 mm/tahun," ujarnya.

Endang mengatakan, vanili tak cocok ditanam di daerah yang curah hujannya tinggi, seperti di Bogor. Tanaman ini akan hidup subur kalau di tanam di daerah yang curah hujannya sedang. Artinya, dalam satu tahun ada 8-9 bulan basah dan 3-4 bulan kering.

" Vanili akan hidup dengan baik apabila ditanam di samping naungan. Tanaman ini akan merambat pada tanaman yang menaunginya," kata Endang.

Menurut Endang, untuk memulai melakukan pembibitan vanili, pilihlah indukan vanili unggul yang sehat dan tak berbunga. Vanili yang sehat ditandai dengan warna daun yang hijau. "Bibit vanili harus bebas hama penyakit (busuk batang)," ujarnya.

Pembibitan dengan Setek

Menurut Endang, tanaman vanili yang bisa dijadikan bibit minimal berumur 1-3 tahun. Pembibitannya dilakukan dengan cara disetek. " Untuk memotong bibit vanili yang akan disetek jangan pakai gunting. Tapi, gunakan pisau tajam, seperti cutter," kata Endang.

Nah, ruas yang diambil untuk pembibitan bisa  1 daun (satu ruas), atau sulur panjang (5-7 ruas). Sebelum di semai, akar dalam sulur dihilangkan dahulu.

Tempat  penyemainnya harus terlindung dari sinar matahari. Tanah untuk pesemaian sebaiknya diberi pupuk kandang dengan perbandingan 4:1.

" Bibit bisa juga disemai di polybag," ujar Endang.

Apabila bibit vanili yang disemai semakin tinggi, maka diperlukan batang atau kayu untuk rambatan. "Apabila panjang ruas vanili yang ditangkarkan sudah mencapai 5-7 ruas (dari setek 1 ruas), atau berumur sekitar 6 bulan siap dibudidaya," kata Endang.

Endang mengatakan, lahan untuk budidaya vanili harus disiapkan 6-12 bulan sebelumnya. Lahannya juga sudah ditanami pohon naungan (panjatan), seperti lamtoro, dadap, atau gamal. "Bibit vanili sebaiknya ditanam di musim hujan (Juni-Desember)," ujarnya.

Menurut Endang, kalau ada bibit vanili yang mati, segera lakukan penyulaman. Jangan lupa, setelah usia 1 tahun dilakukan pemangkasan pucuknya." Karena vanili ini untuk pasar ekspor, sebaiknya gunakan pupuk organik dan  agen hayati untuk mengusir hama," kata Endang.

Vanili mulai berbuah pada usia 7-9 bulan. Menurut salah satu petani vanili Sumedang,  vanili yang ditanam sudah berbuah pada umur 7 bulan. " Kalau ditanam di ketinggian 700-1.000 meter dari permukaan air laut, 8-9 bulan baru berbuah," ujar Opi.

Opi mengatakan, apabila dalam 1 hektar (ha) populasinya 3.500 pohon, dengan asumsi semua tanaman hidup semua,  paling tidak mampu menghasilkan vanili sebanyak 3,5 ton/ha/musim/tahun.  " Agar vanili bisa berbuah, benang sari dan putik pada bunga vanili harus dikawinkan. Sebab, bunga vanili yang dibudidaya tak bisa dikawinkan melalui lebah atau burung," pungkas Opi. 

 

Reporter : Dimas
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018