Wednesday, 14 April 2021


Khasiat Herbal Kopi Laos , Mau Mencoba?

14 Dec 2020, 10:52 WIBEditor : Yulianto

Kegiatan Bertani on Cloud mengenai pembuatan kopi laos | Sumber Foto:BBPP Ketindan

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang—Di tengah pandemi yang tak juga kunjung reda, daya tahan tubuh harus tetap terjaga, seperti mengonsumsi minuman herbal. Salah satu yang perlu dicoba adalah dengan meminum kopi laos.

Saat acara, bertani On Cloud  volume ke-66, pemateri widyaiswara BBPP Ketindan, Murdani dan Lina Novi Ariani menjelaskan, bahwa Kopi Laos bukanlah kopi yang berasal dari Laos. Tetapi merupakan salah satu produk olahan rimpang yang berasal dari laos (bahasa jawa).

Laos atau lengkuas Murdani, memiliki kandungan yang dapat menyehatkan tubuh karena mengandung galangin, beta-sitosterol, quercetin, alpin, dan flavonoid lainnya yang baik untuk tubuh. Selain itu, lengkuas juga mengandung vitamin A, vitamin C, zat besi, serat makanan, dan karbohidrat yang baik untuk tubuh.

Murdani mengemukakan bahan utama pembuatan Kopi Laos adalah laos atau lengkuas, kopi, jahe, cengkeh, serai, kayu manis, dan gula pasir. Beberapa jenis herbal tersebut diyakini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar lebih kuat melawan penyakit, termasuk virus. “Dengan demikian kopi laos dinilai memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh,” katanya.

Manfaat atau khasiat dari kopi laos antara lain meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai anti oksidan, sebagai anti bakteri, meningkatkan daya memori, anti peradangan (antiinflamasi) dan nyeri, melindungi dari infeksi, menurunkan tekanan darah, dan mengontrol gula darah.

Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan, Sumardi Noor mengatakan, tanaman herbal diyakini sangat berkhasiat untuk kesehatan tubuh. Bahkan sejak dahulu hingga kini banyak olahan tanaman herbal yang dicampur dengan kopi untuk menjadi minuman hangat yang dapat dinikmati setiap saat.

Karena itu, sangat tepat Bertani On Cloud  kali ini memperkenalkan Kopi Laos sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan stamina tubuh dan menghangatkan tubuh,” katanya.

Bertani On Cloud  merupakan bagian dari inovasi pembelajaran jarak jauh (Distance Learning) yang dilakukan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP). Program ini merupakan pelatihan jarak jauh yang dikembangkan dengan menggunakan Learning Management System (LMS) diintegrasikan dengan Aplikasi Zoom Meeting sebagai media interaksinya.

Saat Bertani on Cloud bertema Kopi Herbal berkhasiat Kopi Los dilakukan pelatihan online yang berlangsung selama 1,5 jam. Kegiatan diawali pengantar dari Kepala Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan, Pusat Pelatihan Pertanian, Eka Herissuparman dan dibuka  secara resmi Kepala BBPP Ketindan, Sumardi Noor.

Bertani On Cloud juga dapat disaksikan live streaming melalui facebook fanpage BPPSDMP, channel youtube Puslatan serta materi lengkap pelatihannya dapat diakses pada situs web www.elearningpuslatan.com dan www.bertanioncloud.com,” kata Eka H.

Seperti diketahui dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menekankan pentingnya meningkatkan kualitas SDM Pertanian dan membuat sektor pertanian menjadi lebih menarik serta menguntungkan. Pertanian Indonesia harus lebih Maju, Mandiri, dan Modern sehingga mampu menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia dan keluarga petani semakin sejahtera.

 

Reporter : Abdul Aziz/Yeniarta (BBPP Ketindan)
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018