Sunday, 28 February 2021


Potret Keberhasilan Model Satu Kecamatan Satu Produk ala Vietnam

22 Feb 2021, 13:43 WIBEditor : Gesha

Memanen teh organik di Kecamatan Ban Lien | Sumber Foto:thuonghieusanpham.vn

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Program setiap kecamatan satu produk (OCOP) di Provinsi Lao Cai, Vietnam Utara sedang ditingkatkan dari segi kualitas, pencapaian standar, dan peningkatan pendapatan bagi warga di kawasan pedesaan, bahkan semakin efektif ketika berintegrasi dengan sektor pariwisata. 

Salah satu contoh keberhasilan OCOP itu adalah Teh Organik Produk Koperasi Teh Ban Lien, Kabupaten Bac Ha. Produk ini mendapat peringkat bintang 5 untuk produk OCOP dan menjadi produk bintang 5 pertama di Provinsi Lao Cai. Dibentuk pada 2004 dengan lebih dari 100 anggota, hingga saat ini Koperasi Teh Ban Lien telah terkoneksi dengan 300 anggota petani teh yang telah memenuhi standar OCOP dan brand teh bersih organik Ban Lien yang dikenal luas oleh konsumen di dalam dan luar negeri. 

Dilansir dari VOVWorld.VN, Kepala Koperasi Teh Ban Lien, Pham Quang Than mengatakan dengan adanya sertifikasi OCOP memiliki sangat banyak keunggulan karena bisa menjual produk di berbagai super market, provinsi, dan kota. Semakin banyak produk mendapat bintang, semakin meyakinkan kualitas produk tersebut. Apalagi ketika hadir dalam pameran, semakin banyak dikenal masyarakat.

Tak hanya Teh Organik Koperasi Teh Ban Lien, hasil ternak bebek di Kecamatan Nghia Do, Kabupaten Bao Yen juga banyak dikenal pengunjung yang datang ke Provinsi Lao Cai. Do Van Luu, Sekretaris Komite Partai Kecamatan Nghia Do, menjelaskan bahwa jumlah bebek yang diternakkan di Kabupaten Nghia Do tidak cukup untuk dijual dan daerah  sedang menyelesaikan pekerjaan akhir untuk mendaftarkan brand OCOP produk unik ini. Khususnya, kecamatan tersebut sedang giat mengombinasikan produk peternakan unggulan bebek Nghia Do dengan kegiatan pariwisata.

“Atas dasar fondasi pembangunan pariwisata budaya etnis Tay di Kecamatan Nghia Do, kami sangat menaruh perhatian terhadap lingkungan dan jalan desa. Kami menetapkan untuk membina brand bebek sebagai andalan pembangunan di kecamatan kami," ungkapnya.

Untuk melaksanakan program setiap kecamatan satu produk OCOP, Provinsi Lao Cai menetapkan target membangun berbagai pola organisasi produksi, melakukan bisnis produk hasil pertanian tradisional, layanan unggulan yang berstandar dan mampu bersaing di pasar dalam dan luar negeri. Langkah ini juga menjadi bagian untuk merestrukturisasi produksi pertanian dan mengembangkan ekonomi pedesaan yang berkelanjutan, termasuk melestarikan nilai-nilai tradisional yang baik di pedesaan Lao Cai. 

Hingga saat ini, seluruh Provinsi Lao Cai telah memiliki 78 produk yang diakui sebagai OCOP. Berbagai produk yang mendapat sertifikasi telah membentuk rantai-rantai konektivitas dalam produksi, pemasaran, sosialisasi, serta pembinaan brand, menjadi salah satu motivasi kuat bagi ekonomi daerah. 

Karenanya, program setiap kecamatan satu produk OCOP di Provinsi Lao Cai telah mengembangkan ekonomi yang efektif dan berperan penting dalam membentuk daerah produksi pertanian yang bersih, terkait dengan berbagai rantai nilai produk. Tidak hanya itu, berbagai produk yang mendapat brand OCOP juga diharapkan turut membentuk produk pariwisata yang unik, membantu peningkatan pendapatan, dan memperbaiki kehidupan warga Provinsi Lao Cai.   

Reporter : NATTASYA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018