Sunday, 11 April 2021


Trichoderma Lindungi Sawit dari Ganoderma

02 Mar 2021, 07:03 WIBEditor : Gesha

Dengan pengaplikasian Trichoderma, sawit terlindungi dari Ganoderma | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Produksi sawit menjadi tidak optimal karena serbuan jamur Ganoderma. Berbagai upaya dilakukan untuk melumpuhkan, misalnya dengan jamur Trichoderma. 

Berada di wilayah khatulistiwa yang memiliki kelembaban tinggi, Indonesia merupakan surga bagi perkembangbiakan jamur. Jamur yang menyerang perkebunan sawit adalah Ganoderma. Spesies jamur ini bersifat patogen yang menyebabkan penyakit pada tanaman perkebunan dan kehutanan. Biasanya disebut penyakit akar merah.

Selama ini pertumbuhan Ganoderma sulit dikendalikan. Jamur ini menginfeksi dan menggerogoti pohon dan memakan unsur karbon hingga pohon lapuk dan roboh. Setelah pohon mati, jamur tetap bertahan dalam bentuk saprofit.

Jamur ganas ini menular lewat spora melalui perakaran di bawah tanah. Selain itu lewat cabang dan ranting, spora jamur terbang tertiup angin dan menginfeksi tumbuhan lain.

Peneliti Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Agus Susanto mengatakan salah satu mikroorganisme sebagai pupuk biologis tanah dan biofungisida adalah jamur Trichoderma, sp. 

"Trichoderma, sp. disamping sebagai organisme pengurai, dapat pula berfungsi sebagai agen hayati dan stimulator pertumbuhan tanaman. Trichoderma, sp. dapat menghambat pertumbuhan serta penyebaran racun jamur penyebab penyakit bagi tanaman seperti cendawan Ganoderma, Rigidiporus lignosus, Fusarium oxysporum, Rizoctonia solani, Fusarium monilifome, Sclerotium rolfsii dan cendawan Sclerotium rilfisil," bebernya. 

Untuk pertanaman sawit, Trichoderma sangat efektif mencegah penyakit busuk pangkal batang, busuk akar yang menyebabkan tanaman layu, dan penyakit jamur akar putih pada tanaman karet, serta busuk pangkal batang.

"Penggunaan pupuk biologis dan biofungisida Trichoderma, sp. memang tidak memperlihatkan dampak manfaatnya secara langsung seperti pupuk ataupun fungisida kimia. Dengan penggunaan rutin secara berkala pupuk biologis dan biofungisida Trichoderma, sp. akan memberikan manfaat yang lebih baik daripada pupuk dan fungisida kimia," ungkapnya.

Aplikasi 

Untuk penanggulangan penyakit Busuk Pangkal Batang yang disebabkan oleh jamur Ganoderma, Biofungisida berbahan aktif Trichoderma diutamakan untuk tujuan preventif yaitu memberikan perlindungan terhadap tanaman.

Oleh karena itu aplikasinya disarankan sedini mungkin yaitu sejak tanaman berada di polibag kecil (Pre Nursery), di polibag besar (Main Nursery), lubang tanam, TBM dan TM (di aplikasikan minimal 1 tahun sekali).

Tujuannya agar populasi Trichoderma terjaga dan sebagai musuh alami Ganoderma, Trichoderma berpeluang mengkoloni permukaan akar sawit dengan mengkonsumsi akar. 

Pada kebun sawit dewasa, tindakan preventif wajib dilakukan untuk tujuan perlindungan tanaman yang masih sehat pada setiap blok tanaman yang sudah terindikasi ada tanaman yang terserang.

Namun tetap harus dibarengi dengan pembedahan dan penghancuran bagian jaringan yang sakit. Keberhasilannya sangat ditentukan oleh kemampuan kita dalam melakukan pembedahan dan penghancuran bagian tanaman yang sakit tersebut. 

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018