Sunday, 11 April 2021


Angkat Kopi Cibunar, Adit Calon Duta Petani Milenial

23 Mar 2021, 15:33 WIBEditor : Yulianto

Adit mengangakat nasib kopi Cibunar | Sumber Foto:Regi

TABLOIDSINARTANI.COM, Bogor---Semangat Adit Setia pemuda berusia 23 tahun asal Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan Jawa Barat mengangkat kopi Cibunar mengantarnya menjadi calon Duta Petani Milenial (DPM) Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2021. Adit menjadi salah satu calon yang diverifikasi dan validasi DPM/DPA yang dilakukan Pusat Pelatihan Manajamen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi Bogor, Kamis (18/3).

Bagi Adit, adanya DPM merupakan bukti perhatian pemerintah pada petani seperti dirinya, generasi muda bergairah menjalankan usaha taninya. Dengan adanya DPM dan DPA saya merasa diperhatikan sebagai petani. Mudah-mudahan bisa lebih meningkatkan usaha tani saya, dan kelompok,“ ucapnya.

Keterlibatannya menggeluti tanaman kopi berawal dari keprihatinannya melihat potensi kopi  yang dibudidayakan petani di lereng gunung Ciremai tidak optimal dalam pengembangannya. Sebelumnya Adit mengakui, banyak petani tidak mengetahui jenis kopi dan menganggap kopi di Cibunar itu sama saja. Bahkan cara menanamnya juga dalam satu hamparan dengan bermacam jenis kopi. Makanya saat dijual ke tengkulak dihargai murah,hanya18 sampai 20 ribu/kg, ujarnya.

Dengan semangat mudanya, Adit kemudian mencari informasi mengenai kopi dengan mendatangi  Dinas Pertanian.  Dinas kemudian mengajaknya mengikuti berbagai acara seperti seminar soal kopi dan mengunjungi kafe-kafe kopi di Bandung. Secara mandiri Adit terus berselancar menggali ilmu tentang kopi di internet.

Tak ketinggalan  kedai kopi di wilayah Kuningan pun dibidiknya sebagai jalan untuk menambah wawasan tentang kopi, baik dari pemilik kedai maupun baristanya tentang meracik kopi agar enak dan berharga mahal. Dengan Ilmu itu saya mulai mengedukasi orangtua saya dan petani kopi Cibunar. Saya menyampaikan  jenis kopi yang ada di Cibunar seperti jenis kopi arabika maupun robusta dan cara membedakannya,“ ungkap sulung tiga bersaudara ini.

Setelah puluhan tahun bertani kopi, baru tahun 2017 para petani di  di kawasan tersebut mulai mengetahui jenis kopi, cara menanam single varietas dan cara panen yang benar. Meski menurutnya jalan yang harus ditempuh untuk mengangkat kopi Cibunar masihlah panjang, namun  lulusan SMA tahun 2015 ini sudah boleh berlega hati. Kini petani kopi Cibunar mulai menyadari bahwa biji kopi yang mereka panen memiliki nilai jual tinggi dengan langsung menjual, tanpa perantara tengkulak.

Harga kopi Cibunarpun kini  merangkak naik. Untuk biji kopi robusta petik merah, saat ini petani menjualnya Rp 40 ribu/kg  dan roastbean Rp 135 ribu/kg. Sedangkan untuk biji kopi arabica yang sudah melalui proses full wash dijual seharga Rp 95 ribu/kg dan roastbean Rp 200 ribu/kg.

Dari 30.000 pohon kopi yang Adit kelola bersama kelompoknya yang beranggotakan 32 orang, dihasilkan greenbean, roastbean dan bubuk. Pemasarannya ada yang secara langsung ke kedai kopi, ada juga melalui social media dan marketplace dengan brand Sasadulur  Kopi.

Seperti diketahui untuk mempercepat regenerasi petani, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) di tahun 2021 ini akan menetapkan 1000 Duta Petani Milenial (DPM) dan Duta Petani Andalan (DPA) yang akan menjadi icon dan daya tarik milenial terhadap pertanian.

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi berharap DPM dan DPA dapat memberikan kontribusi dalam gerakan pembaharuan pembangunan pertanian, dengan menggandeng generasi muda untuk mengembangkan dunia pertanian.

Perihal regenerasi petani Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) menegaskan, Indonesia memerlukan adanya regenerasi petani dalam rangka pembangunan pertanian nasional, terutama mengubah manajemen usaha pertanian.

Petani butuh regenerasi dan transfer teknologi. Transformasi mau tidak mau akan mengubah cara kita menjalani manajemen usaha pertanian, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” tegas SYL.

==

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/

Reporter : Regi (PPMKP)
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018