Sunday, 11 April 2021


Diklat  3 in 1  Kopi Barista Cetak Tenaga Siap Pakai

24 Mar 2021, 16:09 WIBEditor : Ahmad Soim

Diklat Barista Kopi di Palopo | Sumber Foto:Suriady

 

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Palopo -- Diklat 3 in 1 kompentensi barista dibuka secara resmi Asisten III, Ishak Iskandar mewakili Walikota Palopo.

Diklat tersebut merupakan  kerjasama Balai Diklat Industri Makassar dan Balai Besar Industri Hasil Perkebunan serta Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo yang dilaksanakan di Auditorium SaokotaE, Senin, 22 Maret 2021.

Kepala Balai Diklat Industri Makassar, C. Elissa M. Katili, SH. MH., pada pembukaan diklat 3 in 1 pengolahan dan penyajian kopi/barista itu menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakan diklat barista adalah untuk mengenalkan produk kopi dan turunannya.

” Mengenalkan produk kopi dan turunannya, ” ujar Elissa.

Selain itu, para peserta diharapkan mampu mengelola peralatan dan perlengkapan produk kopi, menyiapkan dan menyajikannya.

”Menyiapkan dan menyajikan serta tentunya, dengan diklat ini bisa meningkatkan integritas kompetensi para peserta diklat, ” harapnya.

BACA JUGA:

” Sasarannya calon tenaga kerja industri yang siap pakai. Diklat 3 in 1 ini akan melatih 75 peserta. 3 in 1-nya Pelatihan, Sertifikasi dan penempatan kerja, ”  jelas Kepala Balai Diklat Industri Makassar.

Asisten III Setda Kota Palopo dalam sambutannya, memberikan penghargaan dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (Balai Besar Industri Hasil Perkebunan), yang telah menyelenggarakan kegiatan ini bersama Pemerintah Kota Palopo.

” Terimakasih sebesar-besarnya kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Industri yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, ” ucap Asisten III.

Ishak Iskandar,  Asisten III melanjutkan, sebagai jantung Tana Luwu, Kota Palopo menjadi pusat perdagangan.

” Sebagai jantung Tanah Luwu, Kota Palopo adalah kota jasa, dengan berbagai atribut yang dimiliki Kota Palopo membuka peluang yang sangat besar bagi masyarakat dan pelaku usaha, ” Imbuh Ishaq.

Palopo ini, kalau kita lihat, sudah seperti kota yang hidup 24 jam. Tentu dengan mobilitas masyarakat yang 24 jam tanpa henti itu, tentunya, sangat erat kaitannya dengan kopi.

” Sangat erat kaitannya dengan kopi. Jika orang ingin melek, pasti minum kopi, mau segar, santai, enjoy, pasti ke warung kopi. dan minum kopi ini pengaruhnya untuk kesehatan juga baik, sepanjang tidak berlebihan, karena apapun itu jika berlebihan pasti tidak baik, ” ungkapnya.

Ishak Iskandar, mengatakan, Barista merupakan suatu profesi yang sangat milenial, kekinian, saat ini juga sangat diperlukan.

” Profesi yang sangat milenial. Karena itu tadi, mobilitas masyarakat yang 24 jam. Menjamurnya warkop/kafe, yang memang diperlukan masyarakat metropolis, ” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, hadir Kadis Perindustrian, Kadis Koperasi dan Kadis Perdagangan.

--

Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANI. Atau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klik: myedisi.com/sinartani/

 

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018