Sunday, 11 April 2021


Cargill dan Nestle Bantu 2 Ribu Petani Kakao

25 Mar 2021, 14:42 WIBEditor : Yulianto

Petani kakao melakukan proses sambung pucuk pada tanaman kakao | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Makassar---Memperkuat komitmen  terhadap Cargill Cocoa Promise yang bertujuan memastikan sektor kakao berkembang dan berkelanjutan untuk generasi mendatang, Cargill mengumumkan kemitraan baru dengan Nestle. Hal itu juga untuk memperluas program Nestle Cocoa Plan (NCP) yang memberikan manfaat bagi petani kakao di Sulawesi.

Dimulai dengan sekitar 2.000 petani di tahun ini, program ini meliputi berbagai kegiatan di bawah tiga pilar utama NCP. Pertama, Pertanian yang Lebih Baik. Petani akan menerima pelatihan praktik pertanian yang baik (good agricultural practices/GAP), dukungan bibit tanaman kakao untuk penanaman kembali dan penanaman pohon peneduh, serta akses perbekalan kebun kakao.

Kedua, Kehidupan yang Lebih Baik. Upaya memperluas Sistem Monitoring dan Remediasi Pekerja Anak (CLMRS)  ke lebih banyak rumah tangga petani kakao melalui kerja sama dengan LSM Save the Children.

Ketiga, Kakao yang Lebih Baik. Cargill akan memastikan transparansi penuh untuk kakao yang dipasok ke Nestlé dari Indonesia, dengan menggunakan peralatan digital dengan petani dan pemasok bersertifikat, yang memfasilitasi penelusuran rantai pasok.

“Asia merupakan salah satu kawasan dengan pertumbuhan cokelat paling cepat di dunia. Hal ini membuka peluang bagi Indonesia untuk menjadi produsen kakao paling terkemuka di Asia. Indonesia sudah menjadi penghasil utama kakao sekaligus lokasi pengolahan produk-produk Cargill di kawasan Asia,” kata Francesca Kleemans, Direktur Pengelola Cargill Cocoa & Chocolate Asia Pasifik.

Menurutnya, Cargill dan Nestlé telah lama bekerja sama dengan erat dan memiliki visi yang sama untuk mendukung pengembangan secara holistik komunitas petani kakao untuk  jangka panjang.

Melalui kemitraan yang berfokus pada keberlanjutan ini, Keleemans mengatakan, pihaknya menantikan hasil upaya bersama dalam meningkatkan kehidupan ribuan rumah tangga petani kakao. Selain itu, merevitalisasi posisi Indonesia di dunia sebagai negara penghasil kakao terkemuka.

“Kami sangat senang bekerja sama dengan Cargill untuk memperluas penerapan program Nestlé Cocoa Plan di Indonesia,” kata Darrell High, Manajer Global Nestlé Cocoa Plan.

Kerja sama dengan para pemasok Menurut Darell adalah kunci untuk meningkatkan keberlanjutan sektor kakao dan kesejahteraan kehidupan para petani kakao. Hal ini adalah bagian dari komitmen pihaknya memperoleh 100 persen pasokan kakao dari program Nestlé Cocoa Plan pada tahun 2025.

Program Nestlé Cocoa Plan di Indonesia dibangun pada kemitraan Nestlé Cocoa Plan yang sudah berlangsung antara Cargill dan Nestlé di negara utama penghasil kakao lainnya, seperti Pantai Gading dan Kamerun. Program itu menjangkau sekitar 15.000 petani kakao dengan berbagai program yang menyeluruh termasuk pelatihan para petani, model pemberian layanan, perlindungan lingkungan hidup, dukungan komunitas dan Sistem Monitoring dan Remediasi Pekerja Anak (CLMRS).

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018