Friday, 18 June 2021


8 Poktan di Lutim Terima Bibit Unggul untuk Peremajaan Sawit Rakyat 1.000 Ha

09 Jun 2021, 07:57 WIBEditor : Ahmad Soim

Benih bantuan PSR | Sumber Foto:Suriady

 
TABLOIDSINARTANI.COM, Luwu Timur --  Kelompok petani sawit yang tergabung dalam KSU Agro Mandiri Utama (KAMU) mendapatkan bibit sawit dari program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). KSU KAMU selaku pengelola program PSR di Luwu Timur menyalurkan bibit sawit untuk 8 kelompok tani binaannya dengan luasan lahan 1.000 hektare.
 
Penyaluran bibit sawit unggul bersertifikat varietas Simalungun (PPKS Medan) menuju lokasi tanam ini dilepas oleh Bupati Luwu Timur, H. Budiman,baru-baru ini tepatnya Minggu (06/06/2021).
 
Kegiatan yang berlangsung di areal lahan pembibitan di Desa Maleku, Kecamatan Mangkutana juga dihadiri Anggota Dewan Abd. Munir Razak, Dewan Pembina KSU KAMU, Supardjo, Ketua Apkasindo, Perwakilan Perbankan, Ketua dari 8 Kelompok Tani serta tamu undangan lainnya.
 
Bupati Luwu Timur, H. Budiman mengatakan, Program PSR atau Replanting merupakan program resmi Kementerian Pertanian melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sebagai upaya menggembangkan perkebunan kelapa sawit dengan melakukan penggantian tanaman tua atau yang sudah tidak produktif dengan tanaman yang baru.
 
BACA JUGA:
 
“Hadirnya PSR melalui BPDPKS ini membuktikan keseriusan Pemerintah merangkul serta membantu petani kelapa sawit sehingga dapat meningkatkan pendapatan petani,” kata H. Budiman saat menyampaikan sambutan di lokasi penyaluran bibit sawit.
 
Menurutnya, hingga saat ini, kelapa sawit termasuk komoditas perkebunan yang masih menjadi primadona masyarakat di Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan taraf kehidupan.
 
Bupati berharap, program PSR dapat berjalan dengan baik sehingga produksi kelapa sawit memberi hasil optimal dan dampaknya berujung pada peningkatan kesejahteraan petani.
 
“Dengan adanya penggantian tanaman bibit sawit unggul atau replanting ini saya meyakini mampu meningkatkan angka produksi sawit dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
 
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga meminta Dinas Pertanian sebagai perpanjangan tangan Pemerintah daerah melakukan pengawasan sampai program ini benar-benar membawa manfaat buat petani.

____

 Sahabat Setia SINAR TANI bisa berlangganan Tabloid SINAR TANI dengan KLIK:  LANGGANAN TABLOID SINAR TANIAtau versi elektronik (e-paper Tabloid Sinar Tani) dengan klikmyedisi.com/sinartani/ 

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018