Tuesday, 03 August 2021


Sapu Lidi Sawit, dari Serdang Bedagai Terbang ke Pakistan

19 Jul 2021, 16:00 WIBEditor : Yulianto

Lidi sawit Serdang Bedagai menembus pasar Pakistan | Sumber Foto:Gultom

TABLOIDSINARTANI.COM, Serdang Bedagai---Salah satu limbah dari perkebunan sawit adalah batang daun sawit. Siapa sangka dari batang daun sawit itu bisa diambil lidinya yang mempunyai nilai menggiurkan. Bahkan lidi sawit sudah menembus Pakistan.

Hal ini ditemui kontributor Sinar Tani di Kabupaten Serdang Bedagai, tepatnya di Kecamatan Pengajahan. Salah seorang milenial bernama Suhariono (26 tahun) telah dua tahun menjadi pengumpul lidi.

Berhenti bekerja karena imbas Covid-19, Suhariono kini setiap hari menjadi mengumpulkan lidi sawit. “Lidi sawit ini setiap 2 minggu dikirim ke Pakistan melalui pengumpul gudang besar di Medan,” katanya.

Dalam pengumpulan lidi, Suhariono tidak sendiri. Ia mendapatkan juga dari pengrajin yang umumnya ibu rumah tangga yang mengumpul lidi. Biasanya, lidi sawit tersebut perlu waktu 2 hari untuk dikeringan dengan menjemur di panas matahari.

Lidi sawit

Harga lidi sawit itu di tingkat pengrajin antara Rp 2.000 – 4000/kg. Namun harga ini bisa berubah tergantung cuaca dan permintaan eksportir.

Dari menjual lidi sawit itu, Suhariono mendapatkan keuntungan antara Rp 500-1.000/kg. Namun pendapatan itu belum ia keluarkan untuk upah pekerja 2 orang yang membantu menjemur dan mengikat.

“Saya berharap pemerintah dapat membantu mesin oven pengering serta tambahan modal usaha karena pasar masih membutuhkan lidi sawit ini,” ujarnya.

Perlu diketahui, Serdang Bedagai merupakan salah satu kabupaten yang memiliki perkebunan sawit cukup luas dari beberapa kabupaten di Sumatera Utara. Saat ini luas perkebunan sawit rakyat mencapai 11.996,70 ha, perkebunan PTPN seluas 27.537,69 ha, perkebunan swasta nasional sekitar 19.515,32 ha dan perkebunan swasta asing sebesar 6.152,68 ha.

Dari luasan perkebunan sawit tersebut menurut Kepala Dinas Pertanian Serdang Bedagai, Dedy Iskandar, selain hasil olahan sawit yakni CPO (crude palm oil) dan lain sebagainya, ada juga hasil limbah batang daun pelepah sawit yaitu lidi

“Seperti masyarakat di Kecamatan Serbajadi dan Pegajahan yang memanfaatkan daun sawit untuk diambil lidinya menjadi tambahan usaha keluarga,” kata Dedy didampingi Kabid Perkebunan Roy Sandi Luther Sipayung di kantor Dinas Pertanian, Jumat (16/7).

Menurut Dedy, di Sumatera Utara banyak daerah pengrajin lidi sawit. Diantaranya di Serdang Bedagai, Deli Serdang, Langkat, Batu bara, Asahan dan Labuha Batu Raya.

Data Balai Karantina Belawan pada tahun 2020 ekspor lidi sebanyak 16.137.290,98 kg dengan nilai Rp 138,94 miliar. Pangsa pasarnya selain Pakistan, juga ke Malaysia dan Singapura.

Reporter : RE. Gultom
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018