Sunday, 26 June 2022


Wujudkan Kakao Lestari, Bappelitbangda Luwu Utara Adakan Diskusi Pengembangan Kakao

06 Jan 2022, 09:57 WIBEditor : Herman

FGD Bappelitbangda Luwu Utara

TABLOIDSINARTANI.COM, Luwu Utara --- Menjadi salah satu komoditas dalam Major Project 5 di Kabupaten Luwu Utara, pengembangan Kakao bekelanjutan harus dilakukan. Untuk itu, Bappelitbangda Luwu Utara menganggap perlu dicarikan jalan keluar untuk mengatasi berbagai kendala dengan mengumpulkan para stakeholder yang ada. 

Komoditas kakao menjadi salah satu unggulan dari Kabupaten Luwu Utara. Dengan potensi sumberdaya alam memadai untuk budidaya kakao, Kabupaten Luwu Utara akan terus berusaha mengembangkan komoditas ini untuk lebih memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.   

Namun dalam mewujudkan program Kakao Lestari di Kabupaten Luwu Utara, masih ada berbagai tantangan yang dihadapi yang perlu dicarikan solusi. Karena itu Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Luwu Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kakao di Kantor Bappelitbangda, Selasa (4/1). 

FGD dipimpin Kepala Bappelitbangda Alauddin Sukri, dan diikuti Kepala Dinas Pertanian Rusydi Rasyid, Kepala KPH Rongkong dan KPH Kalaena, Perwakilan DLH dan DP2UKM serta mitra dari SFITAL, ICRAF, PT. Mars dan Rainforest Alliance.  

“FGD membahas tentang peluang dan tantangan hulu-hilir pengembangan budidaya kakao sampai ke pemasarannya sebagai tindak lanjut dari Penyusunan Peta Jalan Kakao Berkelanjutan di Kabupaten Luwu Utara,” kata Kepala Bappelitbangda, Alauddin Sukri. 

Untuk mewujudkan Kakao Lestari di Kabupaten Luwu Utara, keterlibatan semua stakeholder menjadi sangat penting, terutama untuk mengakomodir salah satu Major Project 5 BISA tersebut ke dalam RPJMD Luwu Utara.  

“Dengan banyaknya stakeholder terkait, dengan peran masing-masing, maka diperlukan sinergi dan kolaborasi bersama dalam upaya mewujudkan kakao lestari yang menjadi salah satu Major Project 5 Bisa yang terakomodir dalam RPJMD Kabupaten Luwu Utara,” jelas dia. 

“Pemda bersama stakeholder lainnya akan terus berusaha mewujudkan kakao berkelanjutan di Kabupaten Luwu Utara dengan berbagai langkah strategis, salah satunya bagaimana pengembangan hulu-hilir komoditas kakao ini dilakukan,” pungkasnya.

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018