Tuesday, 17 May 2022


Petani Sawit : Pemerintah Segera Perbaiki Harga TBS

30 Apr 2022, 09:59 WIBEditor : Herman

Buah Sawit

TABLOIDSINARTANI.COM, Labuhanbatu Selatan --- Penetapan Harga TBS oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara, Ir Lies Handayani Siregar M MA, bersama kelompok kerja Teknis Tim Rumusan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi Provinsi Sumatera Utara, Prof Dr,Ir.Ponten M Naibaho setelah bicara Presiden RI tentang penghentian ekspor CPO mendapat beragam reaksi.

Perusahaan perkebunan yang memproduksi harga CPO langsung memberikan reaksi terjun payung sawit. Yang sehari-hari sebelumnya masih dikisaran Rp 3.600– Rp 3.850/kg TBS turun menjadi Rp 1.800 – Rp 2.050/kg.  

Dari pantauan tim Tabloid Sinar Tani di berbagai Kabupaten di Sumatera Utara Seperti Labuhan Batu Labuhanbatu Utara, Simalungun, Asahan, Batubara, Serdang Bedagai, Deli Serdang dan Langkat terutama daerahnya banyak pekebun sawit variasi harga turunnya TBS tidak jauh berbeda seperti yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan .

Seperti yang disampaikan pekebun, H Dony azis, Desa Pinang Awan, Kecamatan Torgamba harga TBS yang dijualnya RP 2.200/kg. Sementara itu Daulay petani di Desa Mampang, Kecamatan Kota Pinang, mengatakan harga TBS Rp 1.800/kg.

Bukan hanya itu, sudah dapat dipastikan para pedagang pengumpul TBS istilahnya RAM dan pedagang lainnya juga tidak akan mengambil rugi sehingga harga mereka tetapkan dikisaran Rp 1600 - Rp 2200/kg.

Umumnya para petani pekebun yang memiliki luasan 1 ha – 5 ha mengeluhkan harga seperti saat ini akan mempengaruhi per ekonomian mereka. Terlebih saat ini menghadapi Idul Fitri, harga-harga  meningkat begitu juga untuk membeli pupuk yang sulit didapat serta harga yang tinggi.

Diungkapkan Daulay, banyak petani tidak mengetahui surat edaran  Dirjen Perkebunan dan Peraturan Menteri Pertanian RI 01/2018 tentang Penetapan Harga TBS  Produksi Pekebun serta Surat Kepala Dinas Perkebunan bersama Tim Rumusan harga TBS petani pekebun.

“Kami tidak tahu kemana kami mengadu, harapan kami agar Pemerintah segera memperbaiki harga TBS sehingga petani tidak merugi,” harapnya.

Namun hal berbeda diungkapkan petani pekebun yang tergabung/mitra dengan perusahaan (inti) petani (plasma) seperti yang berada di Kecamatan Kampung Rakyat.  Ada empat Desa yang menjadi Mitra PT ABM ( Abdi Budi Mulia) dengan luassan lebih kurang 4000 ha.

Seperti disampaikan Ketua KUD Rukun Desa Teluk Panji II,  Hery Susanto  melalui selulernya bahwa ke empat KUD tidak terpengaruh dengan pidato Presiden RI yang menghentikan Eksport CPO dimana harga TBS sesuai dengan ketetapan  yang dikeluarkan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara dengan Harga TBS Rp 3,044,76 /kg dengan umur sawit diatas 25 tahun,  berlaku dari tangal 27 April sampai 10 Mei 2022. Kebun sawit plasma PT ABM ini memang saat ini mengajukan peremajaan sawit rakyat (PSR) ke Pemerintah.

Dari permasalahan penetapan Harga TBS dari pekebun swadaya harus menjadi perhatian pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga TBS sehingga tidak merugikan petani.

Reporter : Gultom
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018