Monday, 08 August 2022


Lolos Uji, Kopi Singorojo Siap Unjuk Gigi

02 Jun 2022, 09:39 WIBEditor : Herman

TIM Balai Peningkatan Mutu Dan Keamanan Pangan Jawa Tengah bersama Petani Kopi Singorojo | Sumber Foto:Djoko w

TABLOIDSINARTANI.COM, Ungaran --- Kabar gembira datang dari petani kopi di Kecamatan Singorojo, Jawa Tengah. Pasalnya kopi andalan mereka, Kopi Robusta dari Gapoktan Rejosari Makmurdan dan kopi Excelsa dari Kelompok Tani Makarti Utomo, dinyatakan lolos uji dari laboratorium BPMKP (Balai Peningkatan Mutu Dan Keamanan Pangan) Jawa Tengah

Dipandang sebelah mata dengan dihargai kurang layak oleh para pedangan dan pengepul kopi, membuat Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di Singorojo bergerak. Pasalnya biji kopi berkualitas yang dihasilkan dari tanaman para petani binaanya tersebut telah dibudiayakan sesuai dengan SOP budidaya kopi yang baik.

PPL menghubungi Balai Peningkatan Mutu Dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, di Tarubudaya Ungaran untuk dilakukan uji laboratorium agar diketahui kualitasnya,dan kopi Singorojo bisa unjuk gigi bukan hanya di pasaran lokal melainkan juga pasar internasional. .

Pengambilan sample kopi dilakukan oleh TIM yang dipimpin Suharso,SP,MP seorang Pengawas Mutu Hasil Pertanian  senior di Balai Peningkatan Mutu Dan Keamanan Pangan Jawa Tengah.

Menurut Suharso, kegiatan pengambilan sample sekaligus upaya edukasi BPMKP kepada petani untuk dapat merawat dan mengelola hasil panen, agar mutu dan keamanan tetap terjaga   

Dalam pengambilan sampel yang dilakukan secara sistematis acak, tim juga memberi penjelasan cara pengemasan dan penyimpanan. Misalnya cara menumpuk karung dalam lot yang baik. Kepada petani juga disampaikan bahwa sampel biji kopi tersebut selanjutnya akan dibawa kelaboratorium mutu dan keamanan pangan yang berada di Surakarta.

“Ada 5 item yang akan diperiksa yaitu Kadar air, Serangga hidup, Nilai cacat, Lolos ayakan dan Bau biji (busuk dan kapang).Biasanya hasil pengujian telah selesai sebelum 14 hari kerja,” ungkapnya.

Dari hasil pengujian laboratorium didapat hasil bahwa kedua komoditas yang baru ngetren di kafe-kafe tersebut lolos uji dan mendapat Surat Keterangan Lulus Hasil Uji (LHU) dari Kepala Balai Peningkatan Mutu Dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah.

Uji Lab Gratis

Kepala Balai Peningkatan Mutu Dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Ir. Diana Dina Rachmawati, MP menerangkan bahwa Laboratorium Mutu dan Keamanan Pangan yang berada di Jl. Sindoro Raya, Mertoudan, Mojosongo, Jebres, Surakarta merupakan unit kerja Balai Peningkatan Mutu Dan Keamanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah. Sambil terus dibenahi dan dilengkapi, sementara ini laboratorium tersebut sudah dapat melayani uji lab untuk komoditas diantaranya:

Sayur dan buah untuk uji kandungan logam yaitu logam Pb (timbal), Cd (Cadmium).Kopi biji meliputi uji kadar air, nilai cacat, lolo sayakan, serangga hidup, bau kapang. Serealia seperti jagung, kedelai, kacang ijo, kacang tanah, sorgum untuk uji kadar air. Dan ubi/ketela berupa uji uji kadar air 

Laboratorium yang relative masih muda tersebut, lanjut Diana, dilayani oleh 4 petugas analis yang mumpuni. Dan sementara ini pengujian-pengujian di laboratorim tersebut masih dibiayai dari pemerintah daerah, alias gratis bagi pelanggan. 

Karena masih gratis, Diana menghimbau kepada para petani, kelompok tani dan Gapoktan agar tidak segan-segan mengujikan hasil produksinya. Seperti Kopi Robusta dari Gapoktan Rejosari Makmur dan kopi Excelsa dari Kelompok Tani Makarti Utomo. Bermodal Laporan Hasil Uji (LHU) dari Balai Peningkatan Mutu Dan Keamanan Pangan, kedua Kelompok tersebut menjadi lebih kuat posisi tawarnya. Karena ada bukti tertulis yang menjamin kualitas biji kopi.

Reporter : Djoko W
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018