
Foto dari kiri Dr Basri A. Bakar, Ketua FKA dan Prof Dr Rina Sriwati bersama pengurus.
TABLOIDSINARTANI.COM, Banda Aceh -- Forum Kakao Aceh (FKA) akan melakukan kegiatan rehabilitasi dan peremajaan Kakao sebagai kebun model saat acara Duek Pakat Kakao Aceh (DPKA) IX di Aceh Tamiang, Agustus mendatang.
Untuk mematangkan persiapan di lapangan, minggu depan beberapa pengurus inti akan melakukan survey dan koordinasi dengan Pemkab Aceh Tamiang guna menseleksi beberapa lokasi yang akan dijadikan sebagai kebun dan lokasi kegiatan. "Kami berharap kegiatan ini mendapat dukungan baik finansial maupun moril dari Pemkab setempat," ujar Ketua Ir. T Iskandar MSi didampingi Sekretaris FKA, saat pertemuan internal di Sekretariat FKA (1/6).
Menurutnya, kegiatan Duek Pakat (Duduk Mufakat) ini merupakan agenda tahunan FKA. "Tahun lalu 2021 berlangsung di Banda Aceh, DPKA VII dilaksanakan di kabupaten Gayo Lues (2019), sementara tahun 2020 ditiadakan karena masih maraknya Covid 19," terang Teuku Iskandar yang juga tim ahli Distanbun Aceh.
Kini Forum Kakao Aceh lanjut Teuku Iskandar telah merampungkan penyusunan Term of Reference (ToR) untuk penyelenggaraan DPKA IX di kabupaten Aceh Tamiang. "Kami terus berupaya membangun kolaborasi dan sinergisitas dengan Distanbun, Bappeda Aceh, berbagai perguruan tinggi serta dinas/ instansi terkait demi suksesnya kegiatan," bebernya.
Menurut T. Iskandar, pihaknya, terbuka dengan semua pihak untuk bekerjasama sehingga kegiatan tersebut berdampak luas. "Kepada pengurus diharapkan dapat memperkuat jejaring kerja termasuk dengan dunia international, " tuturnya.
Sementara pengurus FKA, Dr Basri A. Bakar, MSi menjelaskan, pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan langkah strategis dalam penyusun TOR tersebut. Tema yang diusung dalam DPKA IX adalah "Peningkatan Produksi dan Produktivitas Kakao melalui Rehabilitasi dan Peremajaan,". Tema ini dianggap penting karena kebanyakan tanaman Kakao milik petani saat ini sudah berumur tua dan tidak produktif lagi.
Dikatakannya, tim yang dibentuk akan terus bekerja untuk melaksanakan persiapan di lapangan. Tim yang dibentuk kata Basri siap melakukan koordinasi dengan Bupati Aceh Tamiang untuk penetapan lokasi kegiatan.
Rencananya acara Duek Pakat di Aceh Tamiang akan dilaksanakan 25 Agustus 2022 , dengan jumlah peserta 150 orang, termasuk dari jajaran Kementerian Pertanian Pusat.
Pertemuan internal tersebut dihadiri Ketua, Sekretaris FKA dan pengurus lainnya Dr Basri A. Bakar MSi, juga pakar hama penyakit Prof. Dr. Rina Sriwati MSi dari Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.