Thursday, 30 June 2022


Wabup Motivasi Petani Kembangkan Kakao di Aceh Tamiang

20 Jun 2022, 14:14 WIBEditor : Gesha

Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, ST | Sumber Foto:Abda

TABLOIDSINARTANI.COM, Aceh Tamiang -  Aceh merupakan daerah yang berpotensi menjadi penghasil Kakao. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, ST saat membuka sosialisasi pengembangan tanaman Kakao di aula Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kec. Seruway, baru baru ini.

Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, ST mengatakan, hingga saat ini masyarakat berfikir jenis perkebunan itu hanya tanaman sawit dan karet. Padahal, Kakao masih menjadi primadona dengan harga yang selalu stabil. “Saat ini perkebunan Kakao ingin kita kembangkan kembali. Pasalnya, agar masyarakat memiliki alternatif lain dalam berkebun. Harga kakao juga cenderung stabil bahkan mengalami kenaikan,” ungkap Wabup.

Namun, Insyafuddin mengatakan semangat masyarakat untuk menjadi petani kakao terhitung masih rendah untuk mengembangkannya. “Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini akan meningkatkan motivasi dan dorongan para petani menjadikan Aceh Tamiang menjadi daerah penghasil Kakao,” ujar Insyafuddin.

Kabid Perkebunan Distanbunak Aceh Tamiang, Edwar Fadli Yukti menyebutkan jumlah tanaman kakao di Aceh Tamiang terus berkurang, baik dari jumlah petani maupun ketersediaan lahan. Ini disebabkan banyaknya komoditi yang dianggap lebih menggiurkan. “Kami ingin mengidentifikasi kembali lahan dan petani Kako di Aceh Tamiang. Jumlah tanaman kakao berkurang, namun harganya di pasaran selalu stabil,” ungkapnya.

Berdasarkan survei, Edwar menuturkan saat ini inventaris lahan kakao di Kecamatan Seruway hanya 5,5 hektar. “Dengan adanya pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman kakao. Kita ingin memunculkan kembali tanaman ini sehingga berpengaruh bagi perubahan ekonomi masyarakat,” harapnya.

Lanjut Edwar, Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berperan sangat penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa negara. Dengan dasar ini, Forum Kakao Aceh (FKA) kata Edwar juga turut ingin membangkitkan kembali dan mengembangkan perkebunan kakao. Ini dibuktikan dengan adanya wacana FKA melakukan Duek Pakat bagi petani se-Aceh yang akan dilaksanakan Agustus mendatang di Kabupaten Aceh Tamiang.

Sosialisasi ini diikuti Koordinator BPP Seruway, Bambang Sri Sugiantoro, para Penyuluh Pertanian dan staf BPP setempat serta masyarakat/petani tanaman kakao di Kecamatan tersebut.

 

Reporter : AbdA
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018