Monday, 08 August 2022


Dorong Hilirisasi, BPDPKS Gandeng BRIN Promosi Coating Buah Berbahan Sawit

27 Jul 2022, 13:42 WIBEditor : Herman

Sosialisasi dan pembinaan UKMK untuk penggunaan coating buah lokal berbasis produk sawit

TABLOIDSINARTANI.COM, Bandung --- Produk sawit bukan hanya minyak goreng dan biodiesel, namun terdapat aneka ragam produk olahan lainnya. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari, produk olahan sawit menemani hidup manusia dari pagi hingga malam, dari bangun tidur hingga menjelang tidur. Sebut saja sabun mandi, deterjan, pasta gigi, produk toiletris dan kosmetik. 

Banyak hal dilakukan untuk mendorong hilirisasi produk berbahan sawit, salah satunya kolaborasi Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dalam sosialisasi dan pembinaan UKMK untuk penggunaan coating buah lokal berbasis produk sawit yang dilaksanakan di Lembang, Bandung 26 -29 Juli 2022.  

Rangkaian kegiatan workshop berupa materi pengenalan sawit dan potensi hilirisasi hingga praktek pengaplikasian larutan coating berbasis turunan sawit. 

Dalam sambutannya, Direktur Utama BPDPKS yang diwakili Kepala Divisi UKMK Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Helmi Muhansyah menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan ke 3  kolaborasi antara BPDPKS dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN).

Helmi menambahkan, sebelumnya BPDPKS mengadakan kegiatan pada tanggal 6 juli 2022 lalu yang bertempat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Pada kegiatan tersebut, BPDPKS menggandeng Universitas Lambung Mangkurat mengadakan aneka kegiatan penguatan UKMK Sawit di Kalimantan Selatan.

 

Diawali dengan Seminar Nasional Promosi Produk Hilir Kelapa Sawit, yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan kegiatan yang lebih teknis yaitu workshop teknologi produksi produk hilir kelapa sawit yang akan diikuti UKM-UKM Sawit pada  25-26 Agustus 2022. 

“Nantinya akan ada kegiatan teknis pembuatan minyak merah skala yang diharapkan akan meningkatkan pengembangan produk turunan kelapa sawit khususnya untuk skala UKMK. Harapan kedepan, kegiatan-kegiatan seperti ini akan semakin meningkat sehingga turut meningkatkan permintaan terhadap produk sawit dan pada akhirnya akan berkontribusi pula dalam peningkatan kesejahteraan pekebun-pekebun sawit,” ujar Helmi. 

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Agroindustri BRIN, Mulyana Hadipernata menyampaikan Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar sawit yang selama ini di ekspor dalam bentuk CPO perlu peningkatan nilai tambah.

“BRIN mendukung kegiatan terkait riset sawit dan riset yang mendukung aktifitas di Indonesia. Dengan aplikasi coating sawit produk hortikultura akan mendapatkan nilai tambah yang tinggi karena daya simpan akan semakin lama. Harapannya kerjasama dengan BPDPKS akan terus meningkat dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Mulyana.

Selain workshop, juga diselenggarakan kegiatan “NGARIUNG Sareng PETANI MILLENIAL” dimana Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan berdialog langsung dengan peserta para pengusaha, petani milenial dan eksportir buah.

Serta akan melihat pameran tentang produk buah unggulan ekspor Jawa Barat dan produk olahan dari petani milenial juga akan menyaksikan langsung proses aplikasi coating buah berbasis sawit.

 

Sebelumnya, BPDPKS telah melakukan rangkaian kegiatan di Kota Batu Malang dan Daerah Istimewa Yogyakarta. BPDPKS terus berusaha mewujudkan kemitraan dengan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi berbasis sawit dalam rangka pengembangan sawit berkelanjutan sebagai komoditas strategis nasional untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. 

“Sedangkan pada tanggal 14 -16 Juli 2022 di Batam,  BPDPKS menyelenggarakan Workshop Promosi Prosedur, Pembiayaan dan Penerapan Digitalisasi Dalam Proses Ekspor Produk Kelapa Sawit dan Turunannya Skala UKMK, yang diikuti UKMK-UKMK Asosiasi Petani Kelapa Sawit,” kata Helmi.  

Turut hadir dalam kegiatan pembukaan workshop penguatan UKMK Sosialisasi dan Pembinaan UKMK untuk penggunaan coating buah lokal berbasis produk sawit di Lembang Bandung, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Peneliti Pusat Riset Agroindustri BRIN, Perwakilan Akademisi Universitas, Perwakilan Asosiasi Bisnis Hortikultura, Media Massa serta UKMK Sayur dan Buah peserta workshop.

Reporter : Iqbal
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018