Sabtu, 01 Oktober 2022


Inilah Varietas Perkebunan yang Disetujui Dilepas Tahun 2022

30 Agu 2022, 16:50 WIBEditor : Yulianto

Diantara varietas yang akan dilepas pemerintah Tahun 2022 | Sumber Foto:Humas Perkebunan

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Tim Penilai Varietas (TPV) Tanaman Perkebunan beberapa waktu lalu telah melaksanakan sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan.  Dari 16 varietas yang diusulkan, ada empat yang tidak setujui pelapasannya.

Sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan dipimpin Ketua TPV Tanaman Perkebunan, M. Saleh Mokhtar dan dihadiri Tim Penilai Varietas Tanaman Perkebunan dan pengusul pelepasan varietas.

Ada beberapa usulan  pelepasan varietas tanaman perkebunan yang diajukan. Pertama, komoditi kopi arabika oleh Dinas Pertanian Kabupaten Toraja, BPTP Sulawesi Selatan dan BBP2TP Bogor. Kedua, komoditi kelapa sawit oleh PT. ASD-Bakrie Oil Palm Seed. Ketiga, komoditi kelapa oleh Universitas Muhammadyah Purwokerto dan Balai Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya.

Keempat, komoditi Sagu oleh Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Palma. Kelima, komoditi kopi arabika oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar.

Keenam, komoditi Tebu oleh PTPN X bekerjasama dengan Balai Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Surabaya. Ketujuh, komoditi tembakau oleh PT. Benih Emas bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat.

Dalam sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan yang dilaksanakan secara online dan offline telah membahas beberapa varietas unggul baru yang dianggap layak untuk beredar dan dikembangkan di Indonesia.

Berdasarkan keputusan sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan semester I tahun 2022 yang dibacakan Tim Penilai Varietas, varietas unggul baru yang disetujui dan tidak disetujui untuk dilepas Menteri Pertanian.

Untuk yang disetujui yakni.

  1. Kopi Arabika calon varietas Toraya Buntu Santung
  2. Kopi Arabika calon varietas Toraya Langda.
  3. Kelapa calon varietas Kelapa Kopyor Cungap Merah (KCM)
  4. Sagu calon varietas Sagu Tana Luwu
  5. Tebu Klon Unggul Harapan JSR 1205-64  dilepas dengan nama NX 04
  6. Kopi Arabika calon varietas Gayo 3 
  7. Kelapa Sawit calon varietas DxP Spring MR Gano  dilepas dengan nama  DxP Spring MR Gano
  8. Kelapa Sawit calon varietas DxP Themba MR Gano disetujui dilepas dengan nama  DxP Themba MR Gano
  9. Tembakau Galur DARK A/BEI 304 disetujui dilepas dengan nama BEI 304
  10. Tembakau Galur DARK B/BEI 304 S disetujui dilepas dengan nama BEI 304 S
  11. Tembakau Galur DARK C/BEI 305 disetujui dilepas dengan nama BEI 305
  12. Tembakau Galur DARK D/BEI 305 S disetujui dilepas dengan nama BEI 305 S

Sedangkan yang tidak disetujui:

  1. Kopi Arabika calon varietas Toraya Bolong tidak disetujui dilepas
  2. Kopi Arabika calon varietas Toraya Uluway tidak disetujui dilepas
  3. Tembakau Galur DARK H/BEI 314 tidak disetujui dilepas
  4. Tembakau Galur DARK I/BEI 314 S tidak disetujui dilepas

M. Saleh mengatakan, komoditas yang telah disetujui untuk dilepas kepada masing-masing pengusul untuk segera menyiapkan executive summary dan perbaikan proposal pelepasan sesuai dengan catatan. Jika dokumen perbaikan tidak dipenuhi pada waktu yang telah ditentukan, maka tidak akan diterbitkan rekomendasi TPV Tanaman Perkebunan.

Dengan adanya benih unggul baru yang telah dilepas pada sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan semester I tahun 2022, Saleh mengharapkan, dapat menjadi salah satu alternatif untuk pengembangan komoditi kopi, kelapa, sagu, kelapa sawit, tembakau dan tebu di Indonesia yang nantinya dapat menjadi sumber benih baru untuk meningkatkan kesejahteraan petani

Reporter : Santi/Humas Ditjen Perkebunan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018