Sabtu, 01 Oktober 2022


BPS Catat hingga Agustus, Sawit masih Unggulan Ekspor  

21 Sep 2022, 03:21 WIBEditor : Yulianto

Petani sawit | Sumber Foto:Dok. indarto

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa hingga bulan Agustus lalu, ekspor pertanian tahun ini sudah capai 3,05 miliar dollar AS. Dari nilai tersebut, sawit masih menjadi komoditas unggulan ekspor pertanian.

"Sejauh ini kinerja ekspor unggulan masih didominasi minyak kelapa sawit, besi dan baja maupun baru bara,"  kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS  Setianto di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menyebutkan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ekspor pertanian Januari – Agustus tahun ini naik 17,14 persen. Secara kontribusi, sektor pertanian berada pada posisi ketiga, setelah sektor industri dan tambang.

“Share terbesarnya berada pada sektor industri dengan share 71,55 persen, tambang 21,30 persen, migas 5,58 persen dan pertanian 1,57 persen," kata Setianto.

Setianto menambahkan, total ekspor kumulatif pada periode Januari sampai dengan Agustus ini mencapai 194,6 miliar dolar AS atau meningkat sebesar 35,42 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan untuk ekspor non migasnya meningkat 35,24 persen menjadi 183,73 miliar dollar AS.

Khusus bulan Agustus, sektor pertanian juga disebut mengalami peningkatan. Ekspor pertanian membukukan transaksi senilai 450 juta dollar AS. Apabila dihitung secara bulanan (M-to-M) Agustus 2022 terhadap Juli 2022, ekspor pertanian meningkat 16,99 persen. Sementara secara tahunan atau (Y-on-Y) juga mengalami kenaikan 31,17 persen.

"Kenaikan tersebut utamanya didorong oleh komoditas kopi, buah-buahan tahunan, sarang burung walet, rumput laut, sayur-sayuran dan lainnya," katanya.

Peningkatan ekspor pertanian tersebut linier dengan peningkatan ekspor Indonesia secara keseluruhan. Tercatat total ekspor di bulan Agustus mencapai 27,91 miliar dollar AS atau naik sebesar 9,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Terpisah, Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan, kinerja ekspor pertanian terus dipacu melalui berbagai program dan kebijakan. Diantaranya program gerakan tiga kali ekspor (geratieks) maupun peningkatan produksi pangan nasional. "Kita terus meningkatkan produksi dalam negeri untuk mengakselerasi peningkatan ekspor," jelasnya.

Reporter : Humas Ditjen Perkebunan
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018