Kamis, 09 Februari 2023


Bungkil Sawit Sulbar Gedor Pasar Thailand

13 Jan 2023, 03:55 WIBEditor : Herman

Pengiriman Bungkil Inti Sawit Sulbar Ke Thailand | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Mamuju --- Bungkil Sawit Sulawesi Barat mulai diminati pasar mancanegara. Salasah satunya negara Gajah Putih Thailand yang memesan Bungkil Inti Sawit dari provinsi Sulawesi Barat ini.  

Sebagai penghasil komoditas Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit, Provinsi Sulawesi mulai mengirim produk bungkil inti sawit ke pasar luar negeri. Seperti yang dilakukan baru-baru ini, sebanyak 3.800 Ton, atau Rp8,4 miliar bungkil sawit dikirim melalui Pelabuhan Belang-Belang Mamuju tujuan Thailand

Bungkil inti sawit atau palm kernel expeller (PKE) yang merupakan limbah dari proses pengolahan industri minyak sawit, menjadi salah satu bahan baku pakan ternak asal tumbuhan.

Pj Gubernur Sulbar Akmal Malik mengapresiasi atas aktivitas ekspor di Sulbar, menurutnya ini merupakan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan akan terus berlanjut di Sulbar.

Hanya saja ia menyayangkan sebab produk ekspor Sulbar masih tercatat di daerah tetangga. Maka dipastikan Dana Bagi Hasil (DBH) Sulbar dari produk ekspor itu dinikmati daerah lain.

"Sampai kapan Sulbar bisa mandiri potensi sumber daya alamnya. Sampai kapan kita selalu berkontribusi PDRBnya dengan daerah tetangganya. PDRBnya Sulbar menyumbang pada PDRBnya Pare-Pare. Saya ingin menyampaikan inilah kondisi sekarang," tegas Akmal.

Hal itu juga berkaitan dengan pengembangan Pelabuhan Belang-Belang, yang menurutnya percuma pelabuhan dikembangkan jika setiap produk ekspor masih tercatat di daerah lain.

"Sulbar berhak untuk mengklaim produknya sendiri. Kasian Sulbar. Sampai kapan kami akan begini terus. Dipastikan DBH bukan ke Sulbar. Akhirnya apa, APBD kita tidak akan bergerak, karena itu saya berharap agar Bea Cukai segera berdiri di Sulbar" tegas Akmal.

Kepala Stasiun Karantina Pertanian Mamuju, Agus Karyono menyampaikan, di Indonesia Bungkil ini merupakan limbah namun memiliki ekonomis tinggi. Karenanya Sulbar perlu mendorong hilirisasi produk pertanian di Sulbar

"Hilirisasi produk pertanian harus kita galakkan. Apalagi pasca Pandemi, kita harus mengalahkan ekspor. Da

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018