Thursday, 21 May 2026


BIG dan Kementan: Luas Tutupan Kelapa Sawit Capai 17,3 Juta Ha

04 Apr 2024, 07:47 WIBEditor : Gesha

Luasan Sawit dari atas

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Kementerian Pertanian (Kementan) merilis data terbaru yang menunjukkan bahwa luas tutupan kelapa sawit di Indonesia telah mencapai 17,3 juta hektar.

Dalam pertemuan koordinasi nasional tentang pelaksanaan Inpres Nomor 6 Tahun 2019 mengenai Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2019-2024, Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG), Muh Aris Marfai, menyampaikan hasil pembinaan penyelenggaraan Informasi Geospasial Tematik (IGT) terkait tutupan kebun kelapa sawit.

BIG bersama Kementerian Pertanian telah melakukan pengukuran luas kebun kelapa sawit pada tahun 2019 dan melakukan pemutakhiran peta tutupan kelapa sawit pada skala 1:50.000 di tahun 2023, yang mencakup luas area mencapai 17,3 juta hektar.

"Meskipun demikian, status ini belum dipadukan ke dalam Kerangka Kebijakan Satu Peta (KSP)," ungkap Muh Aris Marfai, Kepala BIG, seperti yang dilaporkan oleh Sinar Tani dari sumber resmi BIG pada hari Senin (1/4/2024).

Pada sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, selaku penyelenggara dan ketua rapat, menyatakan bahwa sejak diterapkannya pada tahun 2017, luas lahan kelapa sawit yang dimasukkan ke dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) mencapai 50 ribu hektar per tahun, jauh di bawah target yang ditetapkan sebesar 180 ribu hektar setiap tahunnya.

Maka dari itu, disepakati untuk mempercepat pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas strategi penyelesaian masalah sawit di kawasan hutan, dengan berbagai skenario yang disiapkan sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam Undang-Undang Cipta Kerja.

Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), dan juga perwakilan dari pemerintah daerah.

Perkembangan LuasanĀ 

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian telah mengeluarkan data luas perkebunan kelapa sawit di Indonesia dari tahun 2017 hingga 2021 mencapai 15.081.021 hektar, dengan penyebaran di 34 provinsi.

Dalam lima tahun terakhir, luas perkebunan kelapa sawit terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2017, luasnya tercatat sebesar 14.048.722 hektar, kemudian meningkat menjadi 14.326.350 hektar pada tahun berikutnya.

Pada tahun 2019, luas kebun sawit mencapai 14.456.611 hektar, dan meningkat lagi menjadi 14.858.300 hektar pada tahun 2020. Perlu dicatat bahwa data pada tahun 2021 juga masih bersifat sementara.

Selama periode tahun 2018-2019, beberapa provinsi mengalami peningkatan luas areal kebun kelapa sawit yang signifikan.

Misalnya, Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, dengan ekspansi sawit melonjak sebesar 17,14 persen pada tahun 2019, mencapai 1.922.083 hektare dari 1.640.883 hektare pada tahun 2018. Pada 2021, total luas kebun sawit di provinsi ini diperkirakan mencapai 2.049.790 hektare.

Gorontalo juga mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 16,91 persen selama periode yang sama, dengan luas kebun sawit meningkat dari 10.049 hektare menjadi 11.749 hektare. Total luas pada tahun 2021 mencapai 13.500 hektare.

Sementara itu, Kalimantan Barat menempati urutan ketiga untuk peningkatan luas kebun sawit sebesar 11,15 persen. Dari 1.815.133 hektare pada tahun 2018, luasnya meningkat menjadi 2.017.456 hektare.

Papua juga mengalami peningkatan sebesar 10,47 persen, dengan luas kebun sawit meningkat dari 157.223 hektare pada tahun 2018 menjadi 173.687 hektare pada tahun 2019.

Secara keseluruhan, Direktorat Jenderal Perkebunan mencatat bahwa pertumbuhan total kebun kelapa sawit selama periode 2018-2019 adalah sebesar 0,19 persen.

Per 2021, lima provinsi dengan luas kebun sawit terluas berturut-turut adalah Riau dengan luas 2.895.083 hektare, Kalimantan Barat dengan luas 2.070.272 hektare, Kalimantan Tengah dengan luas 2.049.790 hektare, Sumatra Utara dengan luas 1.345.783 hektare, dan Kalimantan Timur dengan luas 1.333.905 hektare.

Selain lima provinsi yang telah disebutkan, dua provinsi lainnya dengan luas kebun sawit di atas 1 juta hektare adalah Sumatra Selatan dengan luas 1.215.476 hektare dan Jambi dengan luas 1.090.072 hektare.

Namun, data tidak tersedia untuk enam provinsi lainnya, yaitu Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018