Jumat, 14 Juni 2024


BRIN Ciptakan 12 Varietas Unggul Tanaman Perkebunan

24 Mei 2024, 06:55 WIBEditor : Gesha

Logo BRIN | Sumber Foto:Istimewa

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta -- Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah berhasil menciptakan 12 varietas unggul baru untuk tanaman kelapa, kakao, tembakau, dan sagu, guna mendukung optimalisasi produksi perkebunan di Indonesia.

Kepala Pusat Riset Tanaman Perkebunan BRIN, Setiari Marwanto, menyatakan bahwa keberhasilan menciptakan varietas unggul baru adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi BRIN dengan mitra baik dari pemerintahan maupun swasta.

"Ini adalah langkah penting dalam pengembangan sektor perkebunan serta peningkatan nilai ekspor komoditas perkebunan, yang menjadi salah satu sumber devisa negara," ujarnya di Jakarta pada Kamis (23/5/2024).

Setiari menjelaskan bahwa 12 varietas unggul baru telah disetujui untuk dilepas oleh Tim Penilaian Varietas Tanaman Perkebunan Kementerian Pertanian.

Di antara 12 varietas tersebut termasuk varietas kelapa Genjah Hijau Erabolo Labuhanbatu, varietas kelapa unggul Genjah Jingga Ganda, dan varietas kelapa unggul Genjah Merah Bali.

Selanjutnya, terdapat dua varietas kakao, yaitu RHS 1 dan RHS 2, lima varietas tembakau unggul Lombok Barat berupa Eskot, Layur Besar Gerung, Beboro Labuapi, Kasturi Kediri, dan Layur Kediri, serta dua varietas sagu unggul Yebha dan Dowbetha.

Varietas kelapa Genjah Hijau Erabolo Labuhanbatu merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu, Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, dan BRIN.

Varietas kelapa unggul Genjah Jingga Ganda adalah hasil kerja sama antara Dinas Pertanian Kabupaten Minahasa Utara dengan BRIN, sementara varietas Kelapa Unggul Genjah Merah Bali merupakan kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dengan BRIN.

Adapun lima varietas tembakau unggul Lombok Barat, seperti Eskot, Layur Besar Gerung, Beboro Labuapi, Kasturi Kediri, dan Layur Kediri, merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Barat dengan BRIN.

Setiari mengungkapkan bahwa varietas sagu unggul Yebha dan Dowbetha merupakan hasil kerja sama antara Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Jayapura, Stiper Santo Thomas Aquinas, Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Papua, dan BRIN.

"Varietas kakao unggul RHS 1 dan RHS 2 merupakan hasil kerja sama antara Pusat Riset Tanaman Perkebunan Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN dengan Cocoa Sustainability Partnership (CSP)," ujarnya.

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018