Tuesday, 16 June 2026


Produktivitas Tebu cuma 4 Ton/ha, Ini Kata Mentan

13 Jun 2025, 15:46 WIBEditor : Yulianto

Mentan Andi Amran Sulaiman saat panen tebu di Lumajang

TABLOIDSINARTANI.COM, Lumajang—Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman bertekad untuk meningkatkan produktivitas gula nasional yang saat ini masih dikisaran 4 ton/ha. Seperti diketahui, data menunjukkan produksi gula per hektar sempat menembus angka 14 ton/ha, yakni terjadi pada era 1930-an. 

“Ini berarti harus ada yang dibenahi. Doakan mudah-mudahan minimal produksi gula kita bisa seperti jaman dulu lagi, minimal 14 ton lah produksinya,” ujar Amran optimis saat Panen Tabu di Lumajang, beberapa waktu lalu

Melihat tren produksi saat ini, Amran juga optimis kebutuhan gula konsumsi dalam negeri mampu tercukupi sepenuhnya paling lambat di tahun 2026. Apalagi, produksi gula dalam negeri terus mengalami peningkatan.

Tahun ini, produksi nasional diperkirakan mencapai 2,9 juta ton, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini terbilang positif mengingat ketidakpastian iklim global yang terjadi saat ini.

“Kita penuhi dulu gula konsumsi. Paling lambat tahun depan gula konsumsi sudah beres. Tapi jangan hanya gula konsumsi. Kita kejar juga gula industri. Kalau ini berhasil, kita bisa menghemat devisa hingga Rp40 triliun,” tuturnya.

Sebagai informasi, produksi gula nasional Tahun 2024 mencapai 2,46 juta ton atau naik 8,57 persen dibandingkan produksi Tahun 2023 yang sebesar 2,27 juta ton. Berdasarkan perkiraan awal Tahun 2025, produksi gula tahun ini diperkirakan sebesar 2,901 juta ton. 

Saat ini, Kementan fokus untuk percepatan swasembada gula dengan target gula konsumsi selambatnya dapat dicapai pada tahun 2028, sedangkan gula industri pada tahun 2030. Dengan melihat tren saat ini, Mentan Amran optimis swasembada gula dapat terwujud lebih cepat dari target yang ditetapkan.

“Kita optimis swasembada gula segera tercapai. White sugar kita sudah hampir mencukupi kebutuhan dalam negeri. Artinya, kita sedang menuju swasembada, kita mau bukan hanya gula untuk konsumsi, tapi juga industri,” kata Amran.

Sebagai informasi, Peraturan Presiden No. 40 Tahun 2023 menargetkan swasembada gula konsumsi tercapai pada 2028, dan swasembada gula industri serta bioetanol pada 2030. Saat ini, produksi gula nasional pada 2024 tercatat 2,46 juta ton, naik 8,57 persen dari 2023. Namun, kebutuhan nasional mencapai 8,1 juta ton, sehingga masih perlu tambahan 5,6 juta ton untuk mencapai swasembada

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018