Tuesday, 14 April 2026


Sinergi BPDP-Bapeltan untuk Sawit Berkelanjutan

01 Aug 2025, 18:06 WIBEditor : Herman

Pelatihan Batck X Petani Sawit Jambi

TABLOIDSINARTANI.COM, JAMBI --- Upgrade Skill Sebanyak 98 peserta yang terdiri dari petani dan penyuluh pertanian dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengikuti Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Angkatan X yang diselenggarakanalyw Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi. Pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai 28 Juli hingga 1 Agustus 2025 di Bapeltan Jambi.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor perkebunan sawit. Fokus utamanya adalah membekali petani dan penyuluh dengan keterampilan teknis dan pemahaman menyeluruh mengenai budidaya sawit yang berkelanjutan.

“Pelatihan Angkatan X ini penting untuk meningkatkan kapasitas teknis petani sawit kita. Mereka adalah ujung tombak keberhasilan sektor ini di lapangan,” ujar Sugeng Mulyono, Kepala Bapeltan Jambi.

Materi pelatihan disusun secara komprehensif, meliputi aspek teknis seperti persiapan lahan, pemilihan dan perawatan benih, teknik penanaman, pemangkasan, pemupukan, pengendalian OPT, kastrasi, hingga pembuatan piringan. Peserta juga diberikan wawasan mengenai regulasi dan kebijakan nasional yang berkaitan dengan budidaya kelapa sawit.

Selain kelas teori, pelatihan juga dilengkapi dengan praktik langsung dan studi lapangan. Salah satu kunjungan dilakukan ke PT Arya Sapta Adiguna, perusahaan pembibitan kelapa sawit, tempat peserta mempelajari proses pembibitan unggul secara langsung. Kunjungan lanjutan dilakukan ke PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) yang memperkenalkan proses pengolahan sawit skala industri.

“Kegiatan lapangan memberi pengalaman nyata bagi peserta. Mereka melihat sendiri bagaimana bibit unggul diproduksi dan bagaimana hasil sawit dikelola dalam skala besar,” terang Sugeng.

Pelatihan Angkatan X ini menghadirkan pengajar dari Widyaiswara Bapeltan Jambi serta praktisi dari Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY Yogyakarta), sehingga peserta mendapat perpaduan antara teori akademik dan praktik industri yang relevan.

Respons positif datang dari para peserta yang menyatakan pelatihan ini membuka wawasan baru dan memperkuat keterampilan teknis mereka.

“Saya baru tahu bahwa pemangkasan dan pembuatan piringan yang tepat bisa berdampak besar pada hasil panen. Materi pelatihan ini sangat aplikatif,” ujar Basri, peserta dari Kecamatan Bram Itam.

“Setelah ikut pelatihan ini, saya lebih percaya diri untuk mendampingi kelompok tani di desa. Kami sekarang punya dasar teknis yang kuat,” ungkap Lina, penyuluh pertanian yang juga mengikuti Angkatan X.

Dengan terselenggaranya Pelatihan Teknis Angkatan X ini, BPDP dan Bapeltan Jambi berharap kapasitas petani sawit rakyat semakin meningkat, sehingga produktivitas kebun dan daya saing komoditas sawit nasional dapat terus ditingkatkan.

Reporter : Hidayat
Sumber : Humas Bapeltan Jambi
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018