Thursday, 21 May 2026


Distanbun Jateng Genjot Produksi Tebu, Bidik Swasembada Gula 2028

03 Sep 2025, 10:32 WIBEditor : Herman

Panen Raya Terbu di Klateng Jawa Tengah

TABLOIDSINARTANI.COM, Klaten – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat upaya peningkatan produktivitas tebu. Hal ini ditegaskan dalam acara Panen Raya Tebu di Desa Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jumat (29/8).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Intensifikasi Tanaman Tebu yang mendukung target swasembada gula nasional.

Kepala Distanbun Jateng, De Francisco Da Silva Tavares SP, MSi, menekankan bahwa tebu memiliki posisi strategis sebagai komoditas unggulan.

“Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 menargetkan swasembada gula konsumsi pada tahun 2028 dengan peningkatan produktivitas hingga 90,3 ton per hektare,” jelasnya.

Meski produksi tebu di Jawa Tengah terus naik sejak 2022, produktivitas rata-rata per hektare pada 2024 masih berada di angka 61,3 ton, jauh dari target yang diharapkan.

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Distanbun menggulirkan sejumlah langkah konkret, mulai dari pengembangan kebun benih, bongkar ratoon, hingga penggunaan varietas unggul baru.

Hasilnya mulai terlihat. Kelompok Tani Sumber Mulyo di Klaten, misalnya, berhasil mencatatkan produktivitas hingga 100 ton per hektare.

Peningkatan signifikan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program. Bantuan senilai Rp61 juta yang diterima kelompok tani digunakan untuk pengadaan bibit, pupuk, dan pengolahan lahan seluas tiga hektare.

Selain itu, kerja sama antara petani dan pabrik gula juga dinilai positif. Pertumbuhan dan produktivitas tanaman tebu menunjukkan hasil yang memuaskan, menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus berinovasi.

Frans, sapaan akrab Kepala Distanbun Jateng, mendorong agar program ini terus berlanjut dengan penerapan teknologi yang lebih maju.

Ia mencontohkan, jika saat ini petani menanam bibit varietas PL, ke depan disarankan menggunakan varietas AHS yang memiliki potensi hasil lebih tinggi.

“Dengan peningkatan kualitas budidaya dan pengolahan hasil, produktivitas tebu dan produksi gula bisa terus meningkat. Harapannya, target swasembada gula konsumsi tahun 2028 dan swasembada gula industri pada 2030 dapat tercapai,” tegas Frans.

Reporter : Djoko W
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018