Wednesday, 15 July 2026


Bangkitkan Kejayaan Kakao, Pemkab Luwu Genjot Hilirisasi

06 Jul 2026, 11:45 WIBEditor : Herman

Gerakan Tanam Kakao Serentak di Luwu

TABLOIDSINARTANI.COM, LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat sektor perkebunan melalui Gerakan Tanam Serentak sebagai langkah mempercepat hilirisasi komoditas sekaligus mengembalikan kejayaan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.

Kegiatan yang digelar di Desa Buntu Batu, Kecamatan Bupon, melibatkan jajaran pemerintah daerah, TNI, DPRD, penyuluh pertanian, serta kelompok tani. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas perkebunan, memperkuat nilai tambah hasil pertanian, dan mendorong peningkatan kesejahteraan petani.

Bupati Luwu, Patahudding, mengatakan Kabupaten Luwu ditetapkan sebagai salah satu wilayah prioritas pengembangan kakao di Sulawesi Selatan karena komoditas tersebut masuk dalam program prioritas nasional.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan bibit kepada petani, tetapi juga memastikan adanya pendampingan secara berkelanjutan, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pengembangan hilirisasi hasil perkebunan.

"Harapan kita bagaimana bersama-sama mendampingi petani agar kejayaan kakao dapat kembali terwujud. Bantuan bibit ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perkebunan," ujar Patahudding.

Selain kakao, Pemerintah Kabupaten Luwu juga terus mendorong pengembangan berbagai komoditas perkebunan lainnya sesuai potensi wilayah. Di antaranya pengembangan pala seluas 500 hektare, kopi Arabika di kawasan Latimojong, serta alpukat dan durian yang dinilai memiliki prospek ekonomi menjanjikan.

Patahudding menegaskan, hilirisasi menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil perkebunan. Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memperkuat fasilitas pengolahan kakao, termasuk meningkatkan kapasitas pabrik pengolahan di Kecamatan Suli agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan meningkatkan daya saing kakao asal Luwu.

Sementara itu, Windra Sukma Prihantoro menilai Gerakan Tanam Serentak menjadi momentum penting untuk mengembalikan kejayaan kakao Kabupaten Luwu yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi kakao terbesar di Sulawesi Selatan.

Ia juga menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung berbagai program pembangunan sektor pertanian dan perkebunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Luwu demi mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu, Andi Mammang, mengajak masyarakat memanfaatkan bantuan bibit secara maksimal. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh bantuan pemerintah, tetapi juga bergantung pada kesungguhan petani dalam menanam, merawat tanaman, serta pendampingan yang dilakukan para penyuluh pertanian.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Luwu juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pertanian atas dukungan terhadap pengembangan sektor perkebunan di Kabupaten Luwu. Ia berharap sinergi antara pemerintah, penyuluh, TNI, dan masyarakat dapat semakin memperkuat posisi Luwu sebagai salah satu sentra kakao unggulan di Indonesia.

Kegiatan Gerakan Tanam Serentak turut dihadiri unsur Forkopimda, Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Kabupaten Luwu Imran Hasyim, Camat Bupon, Plt Kepala Desa Buntu Batu, para penyuluh pertanian, serta kelompok tani.

Reporter : Suriady
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018