Saturday, 08 August 2026


BPDP Gandeng Bapeltan Jambi, Latih Pekebun Tanjung Jabung Barat Teknologi Pupuk Organik

05 Aug 2026, 10:12 WIBEditor : Herman Pratikno

Pelatihan pembuatan pupuk organik kepada petani Tanjung Jabung Barat yang dilaksanakan BPDP bekerjasama dengan Bapeltan Jambi

TABLOIDSINARTANI.COM, Jambi --- Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) perkebunan kelapa sawit melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan Tahun 2026.

Salah satu langkah nyata diwujudkan dengan menggelar Pelatihan Pembuatan dan Aplikasi Pupuk Organik Angkatan VII bekerja sama dengan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas pekebun kelapa sawit rakyat agar mampu menerapkan budidaya yang lebih efisien, produktif, sekaligus ramah lingkungan.

Melalui penguasaan teknologi pupuk organik, para pekebun diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, menekan biaya produksi, serta menjaga kesuburan lahan secara berkelanjutan.

Kegiatan dibuka secara resmi di Aula Sultan Thaha Bapeltan Jambi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Saptorini, S.TP., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi SDM merupakan fondasi penting untuk memperkuat daya saing perkebunan kelapa sawit Indonesia di tengah tantangan industri yang terus berkembang.

Menurutnya, dukungan BPDP melalui berbagai program pelatihan menjadi langkah strategis dalam mendorong pekebun rakyat mengadopsi praktik budidaya yang baik (good agricultural practices), meningkatkan produktivitas kebun, serta memperkuat daya saing sawit rakyat di pasar nasional maupun global.

"Pengembangan kapasitas pekebun menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan sektor perkebunan kelapa sawit yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan," ujar Saptorini.

Pembukaan pelatihan turut dihadiri perwakilan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batang Hari, perwakilan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tebo, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, narasumber dari Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), para widyaiswara, serta panitia penyelenggara.

Pelatihan Angkatan VII diikuti oleh 27 pekebun kelapa sawit rakyat asal Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Agustus 2026.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga mengikuti praktik langsung. Materi yang diberikan mencakup kebijakan dan standar pupuk organik, teknik pembuatan pupuk organik padat dan cair, pemanfaatan limbah perkebunan sebagai bahan baku pupuk, pengujian kualitas pupuk organik, kunjungan lapangan, hingga praktik aplikasi pupuk organik di kebun.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia di sekitar kebun sehingga dapat menghasilkan pupuk organik berkualitas, menekan biaya produksi, sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman secara berkelanjutan.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Bapeltan Jambi terus berkomitmen mendukung pelaksanaan Program Pengembangan SDM Perkebunan BPDP melalui berbagai pelatihan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan pekebun.

Kolaborasi antara BPDP dan Bapeltan Jambi ini diharapkan mampu melahirkan pekebun kelapa sawit yang semakin kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mengelola usaha perkebunan secara lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan. Pada akhirnya, peningkatan kapasitas SDM tersebut diharapkan bermuara pada meningkatnya kesejahteraan pekebun rakyat sekaligus memperkuat daya saing industri sawit nasional.

 

Sumber : Humas Bapeltan Jambi
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018