Saturday, 08 August 2026


Latih Pemetaan Digital, BPDP - Bapeltan Jambi Dorong Pekebun Batang Hari Melek Teknologi

05 Aug 2026, 10:43 WIBEditor : Herman Pratikno

Pekebun sawit Batang Hari dapat pelatihan pemetaan digital dari BPDP bekerjasama dengan Bapeltan Jambi

TABLOIDSINARTANI.COM, Jambi – Pengelolaan kebun sawit kini tak lagi hanya mengandalkan pengalaman di lapangan. Di era pertanian modern, kemampuan memetakan lokasi perkebunan menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki pekebun untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha.

Melalui teknologi pemetaan, pekebun dapat mengetahui batas dan luas lahan secara lebih akurat, menyusun data spasial, merencanakan budidaya, hingga mendukung survei lapangan dan pengambilan keputusan berbasis data. Penguasaan teknologi ini diyakini mampu membuat pengelolaan kebun menjadi lebih efektif, efisien, dan profesional.

Melihat pentingnya kompetensi tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) perkebunan melalui Program Pengembangan SDM Perkebunan Tahun 2026.

Salah satu implementasinya diwujudkan lewat Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit Angkatan I yang diselenggarakan bekerja sama dengan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi.

Program ini dirancang untuk membekali pekebun kelapa sawit rakyat dengan kemampuan memanfaatkan teknologi geospasial sehingga mampu mengelola perkebunan secara lebih modern, produktif, dan berdaya saing.

Pelatihan secara resmi dibuka pada Selasa (4/8/2026) di Aula Sultan Thaha Bapeltan Jambi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Saptorini, S.TP., M.Si.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Batang Hari, perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tebo, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, para narasumber, widyaiswara, serta panitia penyelenggara.

Sebanyak 29 pekebun kelapa sawit rakyat dari Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, mengikuti pelatihan yang berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Agustus 2026.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi yang komprehensif, mulai dari kebijakan dan regulasi, dasar-dasar pemetaan lahan, pengenalan teknologi geospasial, penyusunan peta kerja, perencanaan survei lapangan, pengolahan data hasil survei, penyajian peta, hingga praktik langsung pemetaan kebun dan pengolahan hasil pemetaan.

Melalui kombinasi teori dan praktik tersebut, peserta diharapkan mampu menguasai teknik pemetaan yang dapat diterapkan langsung dalam pengelolaan kebun. Data spasial yang dihasilkan nantinya dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi budidaya, meningkatkan efisiensi pengelolaan lahan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Pelaksanaan pelatihan ini menjadi bukti nyata sinergi antara BPDP dan Balai Pelatihan Pertanian Jambi dalam memperkuat kapasitas pekebun kelapa sawit rakyat di Indonesia.

Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Bapeltan Jambi terus berkomitmen menghadirkan pelatihan yang aplikatif, relevan dengan perkembangan teknologi, serta sesuai kebutuhan pekebun di lapangan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mencetak SDM perkebunan yang kompeten, adaptif terhadap transformasi digital, dan siap menerapkan inovasi teknologi pemetaan guna mewujudkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit yang lebih maju, produktif, dan berkelanjutan.

Reporter : Mas Awan
Sumber : Humas Bapeltan Jambi
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018