Minggu, 16 Desember 2018


Siperibun, Solusi Penyelesaian Masalah Perizinan Perkebunan

25 Jul 2018, 06:55 WIBEditor : Indarto

Sistem informasi perizinan perkebunan (Siperibun) yang berbasis web diharapkan bisa menjadi solusi  penyelesaian  masalah perizinan perkebunan, seperti  tumpang tindih perizinan dan sengketa lahan  pada usaha perkebunan. Karena sistemnya berbasis web, kementerian/lembaga terkait bisa mengakses dan memanfaatkan data perizinan yang dikompilasi dan terintegrasi  tersebut untuk menentukan kebijakan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Bambang mengungkapkan,  Siperibun merupakan bagian dari sistem informasi perkebunan yang di dalamnya memuat data perkebunan nasional, sistem usaha perkebunan nasional, pengendalian hama penyakit, produksi dan pasca panen.

"Kalau Siperibun  khusus perizinan sekaligus sebagai harmonisasi kementerian/lembaga terkait. Karena bisa diakses kementerian/lembaga terkait, diharapkan ke depan tak ada lagi tumpang tindih perizinan perkebunan dengan kawasan pertambangan,kehutanan dan kawasan lainnya," kata Bambang saat launching Siperibun, di Sentul City, Bogor (24/7).

Bambang juga mengatakan, Siperibun berbasis web merupakan gabungan seluruh data perizinan perkebunan nasional. Termasuk di dalamnya izin usaha perkebunan dan data spasial lahan perkebunan. Di dalamnya juga memuat identitas pemegang izin, waktu berlakunya izin, lokasi dan peta izin.

Data yang terintegrasi tersebut dapat mendukung penyelesaian masalah perizinan usaha perkebunan.  "Kebijakan satu data dan satu peta akan menjadi pendukung dalam pengambilan keputusan untuk menerbitkan izin baru ataupun perpanjangan izin dan penyusunan pembangunan bidang perkebunan," kata Bambang.

Bambang mengatakan, Siperibun berbasis web akan memberi banyak manfaat bagi pelaku usaha perkebunan.  Karena itu, unuk memudahkan aplikasi sistem data berbasis web ini,  setiap perusahaan perkebunan dan pemerintah daerah akan diberi password agar proses pengisian data perizinan perkebunan akan lebih cepat. "Kami akan terus melakukan sosialisasi agar semua perusahaan bisa mengisi data terkait usahanya secara mandiri," ujarnya.

Ke depan, Siperibun akan dikembangkan sebagai instrumen pembinaan dan pengawasan perizinan usaha perkebunan. Siperibun akan dikembangkan sebagaj akses informasi perkebunan yang dibutuhkan kementerian/lembaga terkait,serta pemerintah daerah untuk meningkatkan tata kelola perizinan perkebunan. (idt)

Editor : Gesha

BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018