Minggu, 16 Desember 2018


Gulanya Dibeli Pemerintah, Petani Gula Tebu Lega

26 Jul 2018, 11:18 WIBEditor : Ahmad Soim

Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) merasa lega  gulanya secara simbolis dibeli pemerintah  melalui Perum Bulog.

 

 "Petani  merasa lega, kita berharap kejadian  gula eks  impor raw sugar untuk rafinasi dan  konsumi yang jumlahnya sangat banyak melibihi kuota kebutuhan dan datangnya  bersamaan dengan musim giling, tidak terjadi lagi," kata Sunardi Edy Sukamto Ketua DPD APTRI PTPN XI.

 

Pemerintah melalui Perum Bulog secara simbolis telah melakukan pembelian gula petani  di PG Gempol Kerep Mojokerto. Pembelian Gula Petani oleh Perum BULOG dengan harga Rp  9.700/kg  diterima petani tanpa dikenai biaya apapun.

 

Direktur Pengadaan Bulog Bahtiar mengatakan upaya pemerintah ini adalah untuk menyerap gula petani musim giling tahun 2018 yg berlaku sampai dgn bulan April 2019. 

 

Dalam acara simbolis pembelian ini dibayarkan   Rp 200 Miliar untuk Gula petani di bawah naungan Pabrik Gula  BUMN yaitu  untuk  10 ribu ton gula PTPN dan 10 ribu ton Gula RNI. 

 

Pemerintah selanjutnya akan menyediakan dana   Rp  6 triliun untuk menyerap  600.000 ton gula petani pada musim panen tahun 2018. "Ini adalah wujud nyata keseriusan pemerintah dalam menyelamatkan gula petan," tambahnya.

 

Hadir dalam acara ini antara lain: Deputy Meneg BUMN Bidang industri Farmasi dan Agro, Direksi Holding PTPN III, Direksi PTPN IX X XII XII XIV dan RNI, Direksi BULOG , Divre Jatim dan jajaran, GM PG PTPN dan RNI Jatim,  Pengurus DPD APTRI PTPN IX X XI XII dan RNI dan perwakilan Petani Tebu wilayah PG2 di Jawa Timur.  Som

Editor : Pimpinan Redaksi

BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018