Rabu, 12 Desember 2018


Bangun Satu Data Satu Pintu dengan SISBUN

09 Nov 2018, 15:46 WIBEditor : Gesha

Contoh aplikasi Online yang dimiliki BBPPTP Medan. Model aplikasi online untuk mempermudah perijinan perkebunan ini nantinya akan terintegrasi dalam bentuk Sisbun | Sumber Foto:BBPPTP MEDAN

Perijinan hingga pengawasan perkebunan semakin mudah dengan Sistem Informasi Perkebunan

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Untuk mewujudkan satu data satu pintu dalam pengambilan kebijakan, perencanaan, monev, dan perizinan perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan membuat Sistem Informasi Perkebunan atau biasa disebut dengan SISBUN.

“Jadi nanti di dalam Sisbun ini akan mencakup beberapa sistem informasi. Ada Siperibun, Sipkebun, e-STDB, Sipereda OPT, Sipasbun, Sisdabokar, Simponi, Sindo, Tebu Online, dan e-statistikbun,” jelas Direktur Jenderal Perkebunan, Bambang saat Konferensi Pers di Jakarta, Jumat (9/11).

Dengan adanya satu data satu pintu, akan lebih memudahkan masyarakat terutama yang berkecimpung di dunia perkebunan untuk mendapatkan informasi secara digital (elektronik).

“Salahsatu contohnya adalah Siperibun, Sistem Informasi Perizinan Perkebunan. Jadi di dalamnya terdapat data dan informasi yang mencakup jumlah izin, lokasi, luas, nama perusahaan, struktur manajemen dan kepemilikan perusahaan. Dengan demikian tata kelola perkebunan menjadi lebih baik,” jelasnya.

Bukan hanya di pusat saya yang mewujudkan satu data satu pintu, beberapa UPT (Unit Pelaksana Teknis) milik perkebunan sudah melaksanakannya. Seperti di Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Surabaya, Medan dan Ambon sudah menerapkannya pelayanan satu data satu pintu dengan berbasiskan terjun langsung ke lapangan atau online.

Di BBPPTP Surabaya terkenal dengan Siani (Sahabat Setia Petani). Layanan Siani ini bukan hanya berbasiskan elektronik/online/digital (e-Siani), melainkan ada yang terjun langsung (jemput bola) ke lapangan, yakni Mobil Siani.

Layanan yang diberikan Siani berupa Sistem Layanan Dokter Tanaman (Sinanda), pengujian Mutu APH dan quality control, pengujian mutu pestisida, pengujian residu pestisida dan logam berat pada hasil pertanian, penyuluhan sertifikasi benih dan Sistme Pelayanan Uji Mutu Benih. Pelayanan ini mencakup ke 13 kabupaten sentra perkebunan di Jawa Timur (Malang, Trenggalek, Pasuruan, Madiun, Lumajang, Probolinggo, Pacitan, Jombang dan Mojokerto).

Begitu juga dengan BBPPTP Medan yang melakukan pelayanan sertifikasi online nasional-sertifikasi benih perkebunan yang dinamakan Pesona Seribu BBPPTP Medan.

Layanan ini adalah aplikasi berbasiskan online dengan tujuan sertifikasi benih tanaman perkebunan. Sertikasinya meliputi sertifikasi kecambah kelapa sawit, sertifikasi bibit tanaman perkebunan, pengujian laboraturium mutu benih, dan permohonan pemeriksaan pemasangan label.

Untuk di daerah timur Indonesia, yang sudah menerapkan pelayanan satu data satu pintu adalah BBPTP Ambon. Jadi didalamnya terdapat pengelolaan data dan infromasi di bidang perbenihan dan proteksi.

Di dalam sistem informasi online yang dilakukan BBPPTP Ambon salahsatu informasinya adalah hasil pemantauan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) perkebunan yang ada di wilayah kerjanya.

 

Reporter : Clara
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018