Senin, 22 Juli 2019


Jadikan Karawang Sentra Kelapa, 5.000 Bibit Unggul Digelontorkan

26 Mar 2019, 17:47 WIBEditor : GESHA

Bibit Kelapa unggulan bisa meningkatkan produksi sekaligus bisa diolah menjadi beragam produk turunan sehingga Karawang bisa mandiri untuk tanaman perkebunan | Sumber Foto:HUMAS KEMENTAN

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Karawang --- Kondisi tanah ternyata cocok juga untuk ditanami kelapa. Banyak petani Karawang yang sudah bertanam, namun produktivitasnya masih rendah. Karena itu, Kementerian Pertanian memberikan bantuan sebanyak 5 ribu bibit kelapa unggulan.

"Bibit kelapa unggul ini produktivitasnya 2 kali lipat dari kelapa yang biasanya ada masyarakat yang hanya 1 ton per hektar," beber Direktur Jenderal Perkebunan, Kementan, Kasdi Subagiyono yang mendampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam acara Apresiasi dan Sinkronisasi Program Kementan tahun 2019 di Desa Pacing, Kecamatan Jati Sari, Karawang, Selasa (26/3). 

Dengan adanya produktivitas yang tinggi yaitu mencapai 2 - 2,5 ton per hektarnya, produksi kelapa tiga atau empat tahun kemudian akan semakin meningkat.

Dalam budidaya bibit kelapa unggul ini, tidak harus ditanam pada lahan khusus. Akan tetapi bisa juga di lahan pekarangan.

Selain memetik nilai jual dari buahnya, Kementan juga mendorong hilirisasi kelapa yang selama ini belum terjamah dengan baik. Sebab kelapa kalau hanya dijual dalam bentuk kopra pendapatannya tidak seberapa.

"Tetap meningkat cuman kalau itu diolah menjadi minyak dan berbagai olahan tentu pendapatannya akan jauh lebih meningkat," ujar Kasdi.

Misalnya sabuk kelapa bisa digunakan berbagai hal, untuk sapu dan produk lainnya. "Kemudian tempurunngya bisa dijadikan arang aktif yang memiliki potensi ekspornya besar," ungkap Kasdi.

Reporter : NATTASYA
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018