Senin, 19 Agustus 2019


Inilah 10 Keuntungan Bahan Bakar B100

16 Apr 2019, 07:38 WIBEditor : Yulianto

B100 menjadi enegri baru bagi baka bakar Indonesia | Sumber Foto:Julian

Pengembangan B100 menjadi sebuah loncatan bagi energi di Indonesia

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta---Pengembangan B100 menjadi sebuah loncatan bagi energi di Indonesia. Sebab 100 persen bahan bakar tersebut berasal dari nabati (minyak sawit/CPO). Apalagi sebelumnya penggunaan bahan bakar nabati (BBN) masih sebatas campuran dengan bahan bakar fosil (solar) dengan besaran hanya 20% (B20).

Karena itu peluncuran B100 menjadi era baru energi Indonesia. Setidaknya ada 10 keuntungan pengembangan B100 yakni:

1. Mengurangi impor solar yang volumenya mencapai 16 juta ton/tahun. Artinya Indonesia bisa menghemat devisa negara hingga Rp 150 triliun/tahun yang selama ini untuk impor solar.

2. Cadangan minyak fosil yang Indonesia miliki bisa tersimpan.

3. B100, termasuk bahan bakar ramah lingkungan. Dari hasil uji coba ternyata kendaraan yang menggunakan B100 tidak berasap.

4. Kendaraan yang menggunakan B100 lebih hemat. Hasil uji coba mampu menempuh jarak 13,1 KM untuk tiap 1 liter. Sedangkan bahan bakar solar hanya 9,6 KM per liter.

5. Biaya yang dikeluarkan bagi pengguna B100 hanya sekitar Rp 732/KM. Sementara bahan bakar solar Rp 1.000/KM.

6. Menjawab kampanye negatif terhadap minyak sawit yang dilakukan Uni Eropa.

7. Kelebihan produksi CPO di dalam negeri tidak lagi tergantung pada pasar ekspor.

8. Indonesia bisa mengatur supply dan demand CPO di dunia. Jika harga CPO di dunia turun, maka minyak sawit di dalam negeri bisa dioptimalkan untuk B100.

9. Kesejahteraan petani meningkat, karena ada alternatif lain untuk pasar CPO.

10. B100 menjadi masa depan bahan bakar Indonesia dengan makin terbatasnya bahan bakar fosil.

 

 

 

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018