Tuesday, 03 August 2021


Pupuk Organik Eco Farming, Irit tapi Hasil Melejit

04 Jul 2021, 17:52 WIBEditor : Gesha

Pupuk organik Eco Farming | Sumber Foto:Istimewa

Eco farming (EF) adalah pupuk super aktif, hasil penelitian ahli pertanian lebih 17 tahun.

Memiliki beberapa kelebihan antara lain, mengandung bakteri positif (decomposer), sebagai bioaktivator yang dapat mengurai bahan organik di dalam tanah, sehingga dapat merestorasi kesuburan lahan.

Eco Farming juga mengandung 13 unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, sehingga tanaman menjadi sehat dan memilki imunitas yang baik dan ramah lingkungan. 

Eco Farming memilik unsur hara, terdiri unsur hara makro (N, P, K), unsur hara sekunder (S, Ca, Mg) dan unsur hara mikro (Cl, Mn, Fe,Cu ,Zn, B, Mo). 

Kadar NPK dalam Eco Farming juga rendah. Jika ada pupuk organic N nya diatas 5 itu malah dipertanyakan jangan-jangan pakai pupuk Urea. Organik murni jarang kita dapatkan diatas 5.

Sehingga cocok untuk tanaman kelapa sawit, karet, padi, kelapa, sayuran, palawija, hidroponik, tebu, buah-buahan, tembakau, jambu/pinang dan juga kopi.

Selain meringankan biaya produksi dan mempercepat masa panen juga dapat mencegah hama serta meningkatkan unsur hara tanah. Hasil produksi lebih meningkat dan berkualitas. 

Dengan pupuk Eco Farming penggunaan pupuk kimia cukup 25 persen saja, jadi bisa menghemat biaya produksi hingga 75 persen. 

Di dalam pupuk ini ditemukan mikroba yang sangat besar mikroba penambat nitrogen yang tinggi sehingga bisa mengambil nitrogen yang ada di udara.

Hasil uji lab mikroba positif yang ada di dalam 30 gram itu minimal 150 miliar dan nilai tertinggi 189 miliar. 

Tertarik untuk mencoba produk Eco Farming? Anda bisa berkontak langsung dengan Nurhajizah di sini https://wa.me/6281265309607

Reporter : Nattasya
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018