Sebanyak 13 ribu petani akan dilatih beragribisnis padi, jagung dan kedelai (Pajale) pada tahun 2015 untuk menyukseskan swasembada pangan tiga tahun mendatang.
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Surachman Suwardi mengatakan latihan untuk ribuan petani di seluruh Indonesia itu dilakukan dengan metode keliling. “Kita menggunakan fasilitas bergerak ke kelompok-kelompok pembelajaran yang dimiliki petani,” tuturnya kepada Sinar Tani di Lembang, Jawa Barat.
Rencananya setiap kabupaten terdapat 5 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada di tiap kecamatan dijadikan posko pembelajaran. Selain itu Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian juga akan memberdayakan Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) untuk memperkuat program agribisnis Pajale.
P4S tersebut ditumbuhkan menjadi pusat pelatihan (training center) milik petani. P4S adalah milik petani kita yang berhasil. Dari petani yang berhasil itu mereka menularkan keberhasilannya kepada para petani lainnya. Saat ini sudah ada 1056 P4S dan pada tahun 2015 akan ditambah sebanyak 260 P4S sehingga totalnya menjadi 1306 P4S.
Untuk menggerakkan pelatihan agribisnis pajale bagi petani tersebut, Pusat Pelatihan Pertanian juga mentargetkan diklat bagi 7000 aparatur khususnya penyuluh untuk penyuluhan agribisnis pajale. Som
Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066
Editor : Julianto