Thursday, 24 September 2020


Dahlan Iskan: Sorgum Bisa Kurangi Impor Gandum

17 Apr 2013, 09:59 WIBEditor : administrator
Banyuwangi - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan optimistis akan produksi sorgum di Indonesia. Pasalnya, sorgum punya kelebihan dibandingkan dengan gandum, antara lain sorgum tidak mengandung zat gluten yang dapat menyebabkan anak menjadi autis. 

"Kalau tepung terigu mengandung gluten," kata Dahlan Iskan usai panen sorgum di Banyuwangi, Sabtu, 10 November 2012. Karenanya, kata dia, produsen di Indonesia dapat menggantikan bahan baku gandum dengan sorgum.

Dia menargetkan bila sorgum telah ditanam secara massal dapat menekan impor gandum dari Amerika Serikat sebesar 30 persen. Selama ini setiap tahunnya impor gandum Indonesia mencapai 7 juta ton.

Penanaman massal sorgum akan dimulai tahun depan seluas 15 ribu hektare di Banyuwangi, Sumbawa, dan Sulawesi. Sedangkan di Banyuwangi sendiri akan diperluas hingga 3.000 hektare.

Saat ini Kementerian BUMN melakukan uji coba penanaman sorgum seluas 7,4 hektare di lahan afdeling Kampe, PTPN XII Pasewaran. Setiap hektare lahan sorgum yang dihasilkan mencapai 9,5 ton.

Sorgum (Sorghum spp.) adalah tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri. Sebagai bahan pangan, sorgum berada pada urutan kelima setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Sorgum merupakan makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika sub-Sahara.

Komposisi kimia biji sorgum tidak banyak berbeda dengan beras atau terigu. Kandungan karbohidrat sorgum sebesar 73,8 persen (beras = 76 persen dan terigu 77 persen), protein 9,8 persen (beras 8 persen dan terigu 12 persen).

IKA NINGTYAS
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018