Kamis, 21 Maret 2019


LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT ANTISIPASI KERAWANAN PANGAN DENGAN PENGEMBANGAN

01 Jul 2013, 11:43 WIBEditor : Ahmad Soim

Pengembangan lumbung pangan masyarakat dapat ditumbuhkan melalui peningkatan kapasitas kelompoktani/gabungan kelompoktani  .

 

Bila terjadi kondisi rawan pangan yaitu kesenjangan antara produksi dengan kebutuhan pangan di suatu wilayah dapat diatasi dengan melepas cadangan pangan, oleh sebab itu, cadangan pangan merupakan salahsatu komponen penting dalam ketersediaan pangan.

Cadangan pangan bisa dibentuk  melalui upaya Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat,  yaitu dengan memfasilitasi pembangunan fisik lumbung, pengisian cadangan pangan dan penguatan kelembagaan kelompoktani. Melalui pemberdayaan tersebut diharapkan masyarakat dapat mengelola cadangan pangan yang ada di kelompoknya dan juga dapat meningkatkan peran dalam menjalankan fungsi ekonomi bagi anggotanya sehingga mampu mempertahankan dan mengembangkan cadangan pangan yang dimiliki.

Upaya  Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat dilaksanakan melalui : (1) pemberdayaan kelompoktani/Gapoktan untuk meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia dalam pengelolaan cadangan pangan; (2) optimalisasi sumberdaya yang tersedia dan (3) penguatan kapasitas kelembagaannya. Dengan pemberdayaan tersebut diharapkan dapat dikembangkan cadangan pangan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.

Adanya kebijakan pemerintah mengembangkan Lumbung Pangan Masyarakat diharapkan: (1) terwujudnya peningkatan volume cadangan di kelompok; (2) meningkatnya kemampuan teknis anggota kelompok dalam mengelola cadangan pangan masyarakat dan (3) meningkatnya kemampuan kelompok untuk memperoleh nilai tambah agar mampu memberikan peningkatan pendapatan yang layak bagi anggotanya melalui penguatan kelembagaan kelompok.

 

Pelaksanaan

Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat dilakukan selama tiga tahun melalui 3 (tiga) tahapan, yaitu tahap penumbuhan, tahap pengembangan dan tahap kemandirian.

Tahap penumbuhan, mencakup kegiatan: (1) identifikasi desa dan kelompoktani (2) sosialisasi; (3) seleksi; (4) penetapan; (5) pembangunan fisik lumbung yang difasilitasi dana alokasi khusus (DAK) bidang pertanian yang dibangun di atas lahan milik kelompok atau lahan yang sudah dihibahkan kepada kelompok; (6) inventarisasi.

Untuk informasi yang lebih lengkap baca EDISI CETAK TABLOID SINAR TANI (berlangganan Tabloid SINAR TANI.  SMS ke : 081317575066).

Editor : Ahmad Soim

BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018