Tuesday, 27 October 2020


Registrasi Lahan Sayuran

17 Dec 2013, 14:00 WIBEditor : Kontributor

Ketersediaan lahan dan kondisi agroekosistem di Indonesia memungkinkan dikembangkannya beragam komoditas sayuran tropis dan sub tropis di lahan dataran rendah sampai dataran tinggi.

Permintaan komoditas sayuran baik untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor, masih tinggi. Di dalam negeri permintaan akan sayuran meningkat, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, peningkatan kesejahteraan serta peningkatan kesadaran masyarakat akan manfaat sayuran bagi kesehatan.

Tingkat konsumsi sayuran masyarakat Indonesia baru mencapai 40,66 kg/kapita/tahun, jauh lebih kecil dari rekomendasi FAO sebesar 73 kg/kapita/tahun. Namun demikian, permintaan pasar ini masih belum dapat dipenuhi secara optimal, mengingat pola pengelolaan usaha sayuran yang pada umumnya dilakukan dalam skala kecil dan tersebar dengan menerapkan cara budidaya yang tradisional.

Guna memecahkan permasalahan di lapang dan memenuhi tuntutan pasar, telah diterbitkan Peraturan Menteri Pertanian No. 48/Permentan/OT.140/10/2009 tanggal 19 Oktober 2009 tentang Pedoman Budidaya Buah dan Sayur yang Baik (Good Agricultural Practices for Fruits and Vegetables) atau Indo-GAP.

 

Mengapa Perlu Penerapan GAP?

Dewasa ini tuntutan konsumen terhadap produk hortikultura tidak hanya terhadap rasa, namun juga terhadap penampilan fisik seperti keseragaman ukuran, warna dan bentuk; kemulusan kulit buah; kematangan yang seragam; harga yang sepadan dan terjangkau; serta daging buah yang baik.

Selain itu, aspek kesehatan produk (keamanan produk untuk dikonsumsi), kelestarian lingkungan dan kemasan perlu diperhatikan, sehingga produsen mampu meningkatkan nilai jual. Untuk itu, melalui Peraturan Menteri Pertanian No. 48/Permentan/OT.140/10/2009, pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan legal dalam penerapan Indo-GAP oleh petani dan pelaku usaha.

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018