Tuesday, 27 October 2020


Mentan: Tambah Lahan untuk Swasembada Kedelai

30 May 2013, 10:31 WIBEditor : Ade Ofik Hidayat

Jakarta - Menteri Pertanian Suswono mengatakan tak ada pilihan lain untuk mencapai swasembada kedelai. "Satu-satunya jalan memang harus ada tambahan lahan yang khusus untuk kedelai," katanya usai rapat koordinasi terbatas di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2012. "Minimal 500 ribu hektare."
Menurut Suswono, idealnya total luasan lahan untuk memproduksi kedelai minimal 1,5 juta hektare. Tapi kondisi itu belum bisa terwujud.
Badan Pertanahan Nasional, kata Suswono, pernah menyebutkan bahwa ada 7,2 juta hektare lahan yang terindikasi telantar. Sebanyak 2 juta hektare di antaranya sempat dijanjikan untuk pengembangan pertanian. "Tapi sampai sekarang belum ada realisasinya," ujar Suswono.
Kendala yang muncul dalam pemanfaatan 7,2 juta hektare lahan terindikasi telantar itu karena sebagian sudah bersertifikat hak guna usaha (HGU). "Baru dinyatakan telantar saja pemilik lahan menggugat. Artinya, dia punya posisi yang lebih kuat," ucap Suswono.
Suswono telah bertemu dengan Kepala BPN Hendarman Supandji, empat hari lalu, guna menemukan solusi agar lahan-lahan terindikasi telantar dapat dimanfaatkan untuk pertanian. "Para petani kita harus bersaing dengan petani-petani raksasa di Amerika yang intensifikasinya cukup dan teknologi cukup memadai. Tidak mungkin bisa berkompetisi," kata Suswono. "Ini masalah yang terjadi."
Menurut Suswono, Kepala BPN sudah berkomitmen menyelesaikan masalah lahan tersebut. BPN akan menyisir lahan sebesar 7,2 juta hektare yang terindikasi telantar.
"Yang sekarang sudah clear and clean cuma 13 ribu hektare," ujarnya. "Coba bayangkan dari 7,2 juta hektare, hanya 13 ribu hektare yang clear and clean. Ini belum akan mendongkrak."
Ia mengaku optimistis swasembada kedelai dapat tercapai jika lahan untuk produksi ada. Pemerintah juga akan menata ulang rencana swasembada kedelai. "Apakah masih dimungkinkan dalam waktu dua tahun?" ucap Suswono.
Menurutnya, meski rata-rata produksi kedelai nasional masih 1,5 ton per hektare, potensi pengembangannya tetap ada. "Potensinya sampai 2,7 ton per hektare."

Editor : Zaenal abidin

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018