Sunday, 14 June 2026


BBM Naik, NTP Turun

10 Dec 2014, 17:04 WIBEditor : Nuraini Ekasari sinaga

Kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ternyata langsung berimbas pada daya beli petani. Daya beli petani yang diukur dalam Nilai Tukar Petani (NTP) pada November sebesar 102,37. Padahal saat Oktober 2014, NTP mencapai 102,87.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin mengatakan, jika dirinci menurut subsektor, maka hampir semua mengalami penurunan, kecuali NTP tanaman pangan yang meningkat 0,39. Meski NTP tanaman pangan naik, tapi daya beli petani tanaman pangan belum menunjukkan kesejahteraan, karena masih di bawah 100.

Catatan BPS, NTP tanaman hortikultura terjadi penurunan 0,17%, NTP tanaman perkebunan rakyat juga menurun 0,86%, NTP peternakan turun 1,35%, dan NTP perikanan juga turun 1,49%. Adapun NTP perikanan laut turun 2,26%, sementara NTP petani pembudidaya turun 0,93%.

“Ini menunjukkan bahwa kesejahteraan terjadi penurunan dibandingkan Oktober 2014. Apalagi masuk musim penghujan petani ini akan terkena lagi dampak dari cuaca,” ujarnya.

Harga Gabah

Sementara itu, mengenai perkembangan harga gabah, Suryamin mengatakan, perkembangan harga gabah di level petani pada November 2014 terjadi kenaikan harga. Untuk gabah kering panen (GKP) naik 3,9% dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan harga gabah kering giling (GKG) naik 3,21%. Sedangkan di level penggilingan juga terjadi kenaikan GKP sebesar 3,73%, dan GKG sebesar 3,22%.

Sementara itu, harga beras pada level penggilingan November 2014, terjadi kenaikan 1,88% untuk kualitas beras premium, 3,03% untuk kualitas medium dan 3,5% untuk kualitas rendah naik 3,5%. Suryamin mengingatkan, naiknya harga beras kualitas medium dan rendah harus diwaspadai pemerintah. Sebab kedua kualitas beras inilah yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat.

“Bagi pengambil kebijakan harus hati-hati, karena akan berdampak terhadap kenaikan harga beras, kemudian berdampak lagi pada inflasi bulan berikutnya. Kalau kenaikan ini terjadi terus-menerus dengan kenaikan yang sama maka akan berdampak terhadap garis kemiskinan,” tuturnya. “Kenaikan harga beras juga tak lepas dari imbas kenaikan harga BBM bersubsidi jenis solar, yang menyebabkan kenaikan harga jasa penggilingan,” tambah dia. Echa/Yul

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018