Tuesday, 14 April 2026


SUYANTO DARI VOLI KE SAPI

03 Sep 2013, 13:24 WIBEditor : Ahmad Soim

“Saya pernah memperkuat Tim Nasional Bola Voli Indonesia dan mendapatkan beberapa prestasi tingkat internasional, tapi biarlah itu menjadi catatan sejarah bangsa, bukan catatan saya pribadi”, ujar Suyanto pengelola unit percontohan peternakan sapi di Kompartemen Riset PT. Petrokimia Gresik.

Pria yang lebih akrab dipanggil Yanto ini lahir di Surabaya 9 Mei 1964. Pemilik tinggi badan 189 cm dan berat badan 99 kg ini pernah menjadi petugas wilayah/sales supervisor di Sulawesi Utara di tengah prestasinya di bidang olah raga tepuk bola tangan ini. Dia pun kini masih mengantongi sertifikat kepelatihan tingkat nasional. Bahkan merupakan salahsatu pelatih bola voli Indonesia yang memiliki lisensi dari Federasi Voli Internasional (FIVB).

Darah atletnya yang mengalir dalam tubuhnya diwarisi dari ibundanya yang merupakan atlit atletik lari jarak menengah. Yanto mengenal olahraga bola voli di Malang, sejak kelas 6 SD, dan pada usia SMP ia masuk ke Tim Bola Voli terkenal di Malang, Vini-Vidi-Vici. Masa-masa SMA dihabiskan Yanto berlatih bola voli dengan tekun, sehingga menghantarkannya bergabung dalam tim Voli Profesional Petrokimia Gresik. Sejak saat itulah berbagai prestasi telah diperolehnya antara lain Juara Tingkat Kab. Gresik, Juara Tingkat Propinsi Jawa Timur, tingkat nasional dan internasional.

Pria bersahaja asal Surabaya ini adalah pelatih Tim Bola Voli Putri Petrokimia Gresik dari tahun 2001 s/d 2007. Prestasi tertinggi yang didapat oleh pria dua bersaudara ini selama melatih adalah Juara Nasional Putri antar perusahaan pada tahun 2006.

Dengan sederet prestasi yang pernah ditorehkannya itu tidak lantas membuat Yanto sombong. Ia tetap karyawan PT. Petrokimia Gresik yang siap ditugaskan di manapun perusahaan membutuhkan. Pada tahun 2011, Yanto harus meninggalkan Kota Gresik dan olah raga voli yang digemarinya menjadi petugas wilayah/sales supervisor di Sulawesi Utara sebagai darma bakti karyawan. “Hidup adalah suatu pilihan dan suatu pekerjaan harus dilakukan secara total dan fokus sehingga saya memilih pekerjaan yang diamanahkan oleh perusahaan”, ungkap Suyanto.

Saat ini Yanto kembali ke Gresik dan diberi amanah mengelola percontohan peternakan sapi di Kompartemen Riset PT. Petrokimia Gresik. Awalnya Yanto merasa minder karena tidak memiliki latar belakang di bidang peternakan sapi, namun berkat usaha kerasnya sebagaimana dulu ia berlatih voli, Yanto berhasil mengelola percontohan peternakan sapi. Saat ini sapi yang dikelola Yanto berjumlah 32 ekor dengan jenis Limosin dan Simenthal. Selain itu ia juga mengelola domba Garut koleksi PT. Petrokimia Gresik sejumlah 23 ekor dan koleksi rusa sejumlah 6 ekor.

Untuk informasi yang lebih lengkap baca EDISI CETAK TABLOID SINAR TANI (berlangganan Tabloid SINAR TANI.  SMS ke : 081317575066).

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018