Sunday, 14 June 2026


Desk MEA Giatkan Sosialisasi Ke Masyarakat

10 Dec 2014, 10:34 WIBEditor : Tiara Dianing Tyas

Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 31 Desember 2015, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian konsisten melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas.

Kekonsistenan Ditjen PPHP, terutama Direktorat Pemasaran Internasional untuk aktif menyebarluaskan informasi terkait pemberlakuan MEA di tahun 2015  ditunjukkan dengan dibentuknya Desk MEA.

"Tim inti dari Desk MEA ini yaitu saya, Kasubdit Analisa dan pengembangan Ekspor Resfolidia dan Kasie Analisa Ekspor Normansyah Syahruddin. Dengan slogan “Connecting Grower to ASEAN Market," ujar Direktur Pemasaran Internasional, Dedi Junaedi.

Desk MEA ini merupakan salah satu peran serta aktif Ditjen PPHP khususnya dari Direktorat Pemasaran Internasional dalam menghadapi MEA. Desk MEA akan memberikan informasi seluas-luasnya kepada stakeholder tentang apa itu MEA dan apa saja yang diperlukan untuk menghadapi MEA.

Contohnya, penyediaan informasi mengenai data ekspor impor, peluang pasar juga produknya. Dari segi peraturan antara lain menyangkut peraturan perkarantinaan, Sanitary and Phytosanitary (SPS) maupun tarif baik di Indonesia maupun negara ASEAN lainnya.

Yang akan dikerjakan oleh Desk MEA, mensosialisasikan MEA ke seluruh masyarakat dengan bahasa sederhana. Akan diperlihatkan komoditas apa yang sudah diimpor dan diekspor.

Selanjutnya  akan ditunjukkan keunikan dan kekayaan alam Indonesia. Produk-produk apa yang menjadi ciri khas. “Kita juga akan memperkenalkan kepada masyarakat Indonesia produk-produk pertanian milik negara ASEAN lain sebagai gambaran siapa kompetitor kita," tegas Resfolidia.

Harus Bahu Membahu

Ia mengatakan, nantinya negara di luar ASEAN akan dipermudah dalam melakukan transaksi ke ASEAN. Jadi negara di kawasan ASEAN harus bisa bahu membahu dalam menghadapi pesaingnya yaitu negara di luar ASEAN. Jelas sudah, di samping bersaing di dalam ASEAN, Indonesia juga memperkuat dan mensejajarkan diri dengan negara lain hingga dapat dinilai layak untuk mengisi pasar mereka.

"Dengan adanya MEA ini mereka melihat ASEAN yang sudah disatukan. Jadi mereka bisa lebih memilih untuk belanja di ASEAN. Karena mereka melihat ASEAN seperti satu supermarket besar," tambahnya.

Soft launching Desk MEA diperkirakan akhir 2014 atau awal 2015. Sejauh ini persiapannya masih dalam tahap mengumpulkan bahan-bahan informasi dan proses identifikasi apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam desk tersebut.

Website Desk MEA juga akan dibuat lebih interaktif, bahasanya lebih mudah dipahami dan menarik sehingga memancing minat pembaca untuk mengetahui lebih dalam lagi mengenai MEA.

Adapun target Desk MEA ini adalah masyarakat mengetahui apa itu MEA, peningkatan ekspor, peningkatan akses pasar dan menguasai pasar ASEAN.

Thailand sejauh ini dinilai lebih siap dibandingkan Indonesia. Mereka sudah bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan retail untuk memberikan merchandise bertuliskan informasi mengenai MEA. “Website Desk MEA nanti akan berhubungan dengan website PPHP. Kita harus standby 24 jam," terang Normansyah.  TIA

Untuk berlangganan Tabloid Sinar Tani Edisi Cetak SMS / Telepon ke 081317575066

Editor : Julianto

BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018