Jumat, 06 Desember 2019


Beras Inpari Nutri Zinc, Siap Menjadi Beras Kesehatan dari Malang

26 Nov 2019, 22:38 WIBEditor : Gesha

Inpari nutri Zinc membuat petani kepincut | Sumber Foto:BB Padi

TABLOIDSINARTANI.COM, Malang --- Sejak 2016-2017, Kabupaten Malang menjadi salah satu lokasi untuk uji multi lokasi galur-galur padi berkadar zink tinggi. Setelah selesai proses uji multi lokasi dan berhasil, maka diluncurkanlah Varietas Unggul Baru Padi Berkadar Mineral Zink tinggi pada bulir berasnya pada awal Januari 2019. Kini, demplot Inpari IR Nutri Zinc di Ds. Glanggang, Kec. Pakis Aji, Kab. Malang dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi melalui Tim VUB Biofortifikasi telah berhasil ditanam petani. 

"Desa Glanggang sangat beruntung memperoleh demplot varietas terbaru ini, karena beras dari varietas ini merupakan beras kesehatan yang nantinya akan sangat berguna untuk masyarakat dan tentunya untuk kesejahteraan petani khususnya,”kata Kepala Desa Glanggang, Sugiharto Puji Wahyuono saat Temu Lapang Petani yang terdiri dari 50 peserta petani yang terdiri dari petani poktan, petani organic, dan kelompok wanita tani andalan (KWT) Kec. Pakis Aji. Pemangku kebijakan wilayah sekitar yang hadir adalah

Dalam temu lapang tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian yang diwakili oleh Kepala UPTD, Kepala Desa Glanggang, Sekertaris Kecamatan Pakis Aji, Kepala Balai Penyuluh Pertanian, dan seluruh penyuluh se Kecataman Pakis Aji, dan petugas kesehatan dari Puskesma Kec. Pakis Aji yang diwakili oleh Bidan Eka.

Pemulia VUB Inpari IR Nutri Zinc dari BB Padi, Untung Susanto menuturkan Beras Inpari IR Nutri Zinc disinyalir akan menjadi teknologi efektif dan efisien dalam program pengentasan stunting. 

"Stunting adalah penyakit terhambatnya pertumbuhan yang diikuti oleh tidak berkembangnya kecerdasan yang salah satunya akibat kekurangan mineral Zink. Selama ini pengentasan stunting masih bertumpu pada produk fortifikasi berupa suplemen. Sedangkan apabila sumber Zinc diperoleh dari beras,  maka asupan zink akan terus akan diperoleh karena beras merupakan sumber pangan masyarakat Indonesia yang mereka konsumsi rata-rata 3 kali sehari,”ujar Untung.

Dalam temu lapang tersebut, Untung Susanto didampingi oleh pemulia VUB Inpari IR Nutri Zinc lainnya, Wage Ratna Rohaeni. Termasuk Imam Udin Firmansyah selaku peneliti senior bidang Budidaya, dan 3 Litkayasa sebagai pemandu lapang demplot (Nani Yunasi, Desi Prastika, dan Sri Ayu La Aji).

Untung juga menambahkan, demplot Inpari IR Nutri Zinc ini menjadi perhatian yang menarik bagi para petani, karena penampilan tanaman dilapangan lain daripada yang lain. "Pada fase vegetatif menurut para petami pertumbuhannya sangat subur dan pada fase mulai pematangan bulir, daun tanaman Inpari IR Nutri Zinc berwarna Kuning keemasan seolah-olah kekurangan unsur nitrogen," tuturnya

Warna daun yang berwarna Kuning keemasan dan berbeda dengan warna daun varietas sekitarnya yang berwarna hijau, jadi membuat petani yang melintas penasaran dengan varietas ini. "Warna daun yang menguning lebih awal (senesen lebih awal) merupakan genetis dari varietas ini,  namun padi ini memiliki malai yang lebat (180-200 bulir/malai), anakan 27-35 batang/lubang," ungkapnya.

Adapun potensi hasil ubinan dikonversi kedalam luasan hektar menghasilkan nilai ubinan sebesar 11 – 13 ton/ha. Ubinan dilaksanakan oleh petugas BPS dan Penyuluh setempat. Informasi dari Kepala BPP Kec. Pakis Aji menuturkan bahwa produktivitas di lahan Ds. Glanggang memang sudah terbiasa memperoleh produktivitas hasil yang sangat tinggi yakni antara 11 ton/ha – 14 ton/ha.

Kaya Manfaat

Perwakilan dari Puskesmas Pakis Aji yaitu  Bidan Eka Kartika menyampaikan bahwa Kabupaten Malang memiliki kejadian stunting yang rendah. "Namun dengan adanya produk Beras Nutri zinc ini, Pakis Aji dapat menjadi kecamatan pemasok sumber pangan untuk pengentasan stunting di daerah sekitarnya,” kata Bidan Eka.

Diakuinya, penyakit stunting biasanya bergandengan dengan masalah pencernaan pada si penderita. "Maka diharapkan produk beras kesehatan ini menjadi alternative yang efektif untuk penyakit tersebut dan beras ini dapat dimanfaatkan dengan program posyandu dan program beras sejahtera yang biasa dibagikan melalui BUMDES,” ujar Bidan Eka

Sementara itu dilokasi yang sama, Sekretaris Kecamatan Pakis Aji, Nurul menyampaikan rencana tindak lanjut dari Produk Beras Inpari Nutri Zinc dari petani ini agar bisa menjadi icon produk kesehatan Kabupaten Malang. "Seperti diketahui bahwa Malang baik Kota maupun Kabupaten merupakan daerah wisata yang terkenal dengan oleh-oleh khasnya,” ujar Nurul

Salah satu pengelola Asosiasi Produk Organik di Malang menyampaikan bahwa produk beras nutrizinc ini merupakan produk kesehatan yang benar-benar menyehatkan. "Dengan pengemasan yang elegan dan menarik Produk Beras Inpari Nutri Zinc bisa menjadi icon produk kesehatan Kabupaten Malang,” ujarnya 

 

Melihat aneka manfaat dan peluang dari Inpari Nutri Zinc, Gapoktan Ds. Glanggang yang menjadi lokasi demplot berkomitmen akan menangkarkan benih Inpari IR Nutri Zinc pada musim selanjutnya, dan akan memproduksi berasnya untuk dikerjasamakan dengan BUMDES ditunjang dengan akan adanya RMU di Gudang Gapoktan Glanggang akan mempermudah pengembangan produk Inpari IR Nutri Zinc. 

Reporter : WRR, BB Padi
BERITA TERKAIT
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018