Thursday, 16 July 2020


Inilah Ragam Varietas Padi Khusus yang Sarat Manfaat

10 Jan 2020, 16:02 WIBEditor : Gesha

Aneka varietas Padi Khusus | Sumber Foto:ISTIMEWA

TABLOIDSINARTANI.COM, Jakarta --- Guna mempercepat peningkatan taraf hidup bagi petani dan alternatif konsumsi beras khusus yang sarat manfaat kesehatan, Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong pelepasan padi tipe beras fungsional baik varietas dari hasil pemuliaan maupun varietas lokal yang berkembang di daerah setempat. Apa sajakah varietas padi khusus tersebut?

Pangan fungsional saat ini mulai berkembang, seiring dengan semakin tingginya permintaan akan pangan fungsional dan kesadaran masyarakat tentang kesehatan, meningkatnya penderita penyakit degeneratif. Beras sebagai bahan pangan akan semakin diminati konsumen, terutama bagi yang mementingkan pangan sehat, dengan harga terjangkau bagi semua kalangan.

Beras berperan penting dalam memenuhi kebutuhan akan asupan energi dan gizi karena kandungan patinya yang tinggi (90% butir putih). Pengetahuan mengenai efek asupan karbohidrat terhadap kadar glukosa darah dan respon insulin (berdasarkan indeks glikemiknya) berguna sebagai acuan dalam menentukan jumlah dan jenis pangan sumber karbohidrat yang tepat untuk meningkatkan dan memelihara asupan pangan yang sehat.

Konsumsi beras sebagai makanan pokok yang memiliki IG rendah bagi penderita diabetes melitus berguna untuk mengendalikan kadar glukosa dalam darah dikarenakan lambat untuk dicerna dan diserap maka membantu untuk mempertahankan tingkat glukosa  dalam darah dan untuk mengurangi respon insulin.

Pada 2019, Menteri Pertanian Republik Indonesia telah melepas beberapa varietas padi yang memiliki tipe beras fungsional, antara lain varietas Baroma, Pamelen, Pamera, Paketih, Jeliteng, Inpari IR Nutri Zinc, Sembada Hitam, dan Sembada Merah.

Berikut ini beberapa ciri dan keunggulan yang dimiliki oleh varietas padi khusus tersebut :

NONama VarietasNo. SK Pelepasan VarietasAsalKeunggulan
1BAROMA

163/HK.540/C/1/2019

Tanggal 28 Januari 2019
Hasil Pemuliaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi 

1.Beraroma dan bisa digunakan sebagai substitusi beras Basmati.

2. Potensi hasil 9,18 t/ha.

3. Tekstur nasi pera (kadar amilosa 25,55%).

4. Tahan HDB patotipe IV dan patotipe VIII. Dan Tahan blas ras 173.

2PAMELEN164/HK.540/C/1/2019Tanggal 28 Januari 2019Hasil Pemuliaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi 

1. Beras merah, tekstur nasi pulen (kadar amilosa 18,6%), antosianin tinggi, baik untuk kesehatan.

2. Potensi hasil 11,91 ton/ha.

3. Kandungan total senyawa fenolik (mg GAE*/100 g BPK) = 6929,8 + 482,3

4. Agak tahan WBC biotipe 1.

5. Tahan blas ras 033 dan Tahan tungro.
3PAMERA

165/HK.540/C/1/2019

Tanggal 28 Januari 2019
Hasil Pemuliaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi 

1. Beras merah aromatik, tekstur nasi sedang (kadar amilosa 21,1%), antosianin tinggi, baik untuk kesehatan.

2. Potensi hasil 11,33 ton/ha.

3. Kandungan total senyawa fenolik (mg GAE*/100 g BPK) = 5384,1 + 345,8

4. Tahan rebah.

5. Agak tahan terhadap hama WBC biotipe 1, 2, dan 3.
4PAKETIH

166/HK.540/C/1/2019

Tanggal 28 Januari 2019
Hasil Pemuliaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi 

1. Beras ketan rendah kandungan amilosa, substitusi impor.

2. Tekstur nasi ketan (kadar amilosa 4,4%).

3. Potensi hasil 9,46 ton/ha.

4. Tahan rebah

5.  Agak tahan terhadap hama WBC biotipe 1.

6. Tahan HDB patotipe III, IV, dan VIII.
5JELITENG

167/HK.540/C/1/2019

Tanggal 28 Januari 2019
Hasil Pemuliaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi 

1. Beras hitam, tekstur nasi pulen (kadar amilosa 19,6%), antosianin tinggi, baik untuk kesehatan.

2. Potensi hasil 9,7 ton/ha.

3. Kandungan total senyawa fenolik (mg GAE*/100 g BPK) = 7104,3 + 417,9.

4. Tahan rebah.

5. Tahan blas ras 033 dan ras 073. 
6INPARI IR NUTRI ZINC

168/HK.540/C/1/2019

Tanggal 28 Januari 2019
Hasil Pemuliaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi 

1. Kandungan Zn tinggi (potensi 34,51 ppm), baik untuk kesehatan mengatasi stunting. 

2. Tekstur nasi pulen (kadar amilosa 16,6%).

3. Potensi hasil 9,98 ton/ha.

4. Tahan terhadap blas ras 033, ras 073, dan ras 133.
7SEMBADA HITAM

125/HK.540/C/03/2019

Tanggal 3 Maret 2019
Pemda Kabupaten Sleman, BPTP Provinsi DI Yogyakarta, dan UPTD BPSBP Provinsi DI Yogyakarta.

1. Beras hitam, tekstur nasi pulen, antosianin tinggi, baik untuk kesehatan, nilai ekonomis tinggi.

2. Potensi hasil 6 ton/ha.

3 Dapat mencegah kekurangan pangan dan gizi serta menyembuh-kan penyakit  kekurang-an vitamin A (rabun ayam) dan vitamin B (beri-beri).
8SEMBADA MERAH

125/HK.540/C/03/2019

Tanggal 3 Maret 2019
Pemda Kabupaten Sleman, BPTP Provinsi DI Yogyakarta, dan UPTD BPSBP Provinsi DI Yogyakarta.

1. Beras merah, tekstur nasi pulen, antosianin tinggi, baik untuk kesehatan, nilai ekonomis tinggi.

2. Potensi hasil 6 ton/ha.

3 Dapat mencegah kekurangan gizi serta menyembuhkan penyakit  kekurangan vitamin A (rabun ayam) dan vitamin B (beri-beri).

 

Reporter : Purwancaturita Maryani (PBT Ahli Madya)/Tia
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018