Friday, 14 August 2020


Merauke dan Nabire Terus Panen Sepanjang April

02 Apr 2020, 10:27 WIBEditor : Gesha

Panen di Merauke dan Nabire | Sumber Foto:Istimewa

 TABLOIDSINARTANI.COM, Papua --- Di tengah pandemi global Corona Virus (Covid-19) yang melanda Indonesia, petani di ujung timur negeri ini tetap berproduksi menyediakan pangan dalam masa panen yang akan terus belangsung sepanjang April 2020. 

Pandemi Covid-19 tidak menghalangi aktivitas  para petani yang tetap giat melakukan panen.  Giat panen kian menegaskan bahwa petani merupakan para pejuang pangan yang terus menerus baik secara mandiri maupun dengan bantuan pemerintah mampu menyediakan pangan pada kondisi darurat seperti saat ini.

Berdasarkan pemantauan di lapangan yang dilaksanakan BPTP Balitbangtan Papua pada akhir Maret dan awal April, setidaknya Nabire dan Merauke telah menunjukan aktivitas panen. 

Merauke di Distrik Kurik, Semangga, Jagebob dan Tanah Miring yang memulai musim tanam (MT-1) di akhir tahun 2019 dan di awal Januari, telah melaksanakan panen dengan total luasan mencapai lebih dari 550 ha. Panen padi oleh petani milenial di lahan seluas ini semua dilakukan menggunakan Combine Harvester bantuan Kementan melalui Ditjen Sarana Prasarana Pertanian.

Sementara di Nabire, diketahui terdapat luasan 24 ha di Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire Barat dengan rata-rata produktivitas per hektar mencapai 6-7 ton GKP menggunakan varietas Ciherang dan Cigeulis. 

Kepala BPTP Balitbangtan Papua, Muhammad Thamrin menyatakan musim panen ini diperkirakan akan terus berlanjut sepanjang April 2020. Merauke dikenal sebagai lumbung pangan wilayah timur karena luas lahan baku sawahnya yang mencapai 30.258,30 ha dari luas 36.194,78 ha baku sawah Papua atau lebih dari delapan puluh persen luas lahan baku sawah Papua secara umum. 

Diperkirakan panen raya masih akan dilakukan di daerah sentra padi Distrik Tanah Miring dan Distrik Semangga dan daerah lain termasuk Distrik Merauke dan Distrik Kurik.

Gerakan mengawal panen serempak dilakukan jajaran Kementan bersama Pemerintah Daerah setempat  sebagaimana  arahan  Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan yang meminta agar produksi pertanian tetap berjalan bahkan digenjot hingga berlipat-lipat. 

Hal ini tidak hanya sekedar isapan jempol, mengingat sektor pertanian memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional yang sedang terpuruk akibat pandemi global virus Corona ini.

Reporter : Kontributor
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018