Friday, 05 June 2020


PBT dan Penyuluh Kawal Percepatan Tanam Benih Padi di DIY

20 May 2020, 13:34 WIBEditor : Indarto

Percepatan tanam benih padi | Sumber Foto:Dok.Dit. Perbenihan TP

Benih merupakah salah satu komponen daya ungkit bagaimana masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangannya.

 


TABLOIDSINARTANI.COM, Bantul --- Pengawas Benih Tanaman (PBT) bersama penyuluh dan Dinas Pertanian mengawal percepatan tanam Kegiatan Korporasi Benih Padi di Kelompok Tani (Poktan) Maju II, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di lahan seluas 17 ha varietas Inpari 32.
  
Salah satu petani Bantul, Jumakir  mengungkapkan rasa syukurnya atas pendampingan tersebut.  “Alhamdulillah, Kami sangat terbantu terlebih dengan adanya wabah corona ini, petani tetap dapat beraktivitas melakukan kegiatan produksi benih padi dan dapat menyediakan benih padi untuk desanya," kata Jumakir.

Menurut Jumakir, benih padi yang ditanam setelah panen akan dibeli oleh mitra. Sehingga, petani sudah tak perlu memikirkan pasarnya.

" Permasalahan daerah Kecamatan Pandak, saat musim kemarau sering terkendala air dan butuh bantuan pompa dan perbaikan saluran irigasi," katanya. 

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Imawan Eko Handriyanto mengatakan, Dinas Pertanian Kabupaten Bantul  berupaya mendorong percepatan tanam secara serentak guna mengantisipasi kekeringan dan kerawanan pangan di Kabupaten Bantul. Sebab,  ketahanan pangan menjadi salah satu isu penting yang dihadapi masyarakat di tengah pandemi covid-19.

"  Benih merupakah salah satu komponen daya ungkit bagaimana masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangannya. Karena ada pandemi covid 19,  sementara waktu tetap harus melaksanakan himbauan pemerintah untuk bekerja dari rumah," jelasnya.

Motivasi Petani Produsen Benih

Kasubdit Pengawasan Mutu Benih, Ditjen Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan), Catur Setiawan mengatakan,  melalui kegiatan korporasi benih padi ini, diharapkan mampu memasok benih insitu sebagai sarana budidaya untuk memenuhi kebutuhan pangan. Pembenihan yang dilakukan kelompok tani juga mampu meningkatkan perekonomian petani.

Kementan melalui Direktorat Perbenihan terus memotivasi tumbuhkembangnya petani produsen benih dengan memberi bantuan berupa benih sumber, pupuk dan pestisida bagi petani kecil yang bermitra. Kementan juga memberi bantuan benih sumber, pupuk, pestisida dan biaya prosesing benih, bagi yang tidak bermitra,

Sedangkan bagi petani produsen benih ex desa mandiri benih/produsen benih yang belum berbadan hukum, selain bantuan di atas juga dibantu biaya pendirian badan usaha berbadan hukum.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Arofah Noor Indriani sangat mendukung kegiatan ini. Arofah, menyampaikan apresiasi kepada petani yang mendapat alokasi. "Tentunya petani sangat diuntungkan, bisa menyediakan benih insitu dan hasil jual berupa calon benih lebih menguntungkan dibanding jual hasil padi konsumsi," paparnya.

Arofah juga optimis petani kecil yang menjadi produsen benih akan terus tumbuh dan mandiri. Dengan begitu DIY tidak perlu lagi mendatangkan benih dari luar provinsi.

“Keberhasilan korporasi ini tentu tidak lepas dari peran  PBT dan penyuluh sebagai ujung tombak dalam mengawal dan mengawasi kegiatan produksi benih, juga pendampingan ke petani," katanya.

PBT Bantul Edy Santosa mengatakan, siap melakukan pengawasan sertifikasi mutu benih kegiatan ini. Mulai dari pengawasan pemeriksaan pendahuluan sebelum tanam, fase vegetatif, panen hingga proses pelabelan benih siap salur kepada petani. Hai ini sesuai dengan penugasan dari Kepala Balai Pengembangan Perbenihan dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Pertanian (BP3MBTP) DIY, Suharto Budiono.
 
"Selaku Koordinator Penyuluh Kecamatan Pandak, Saya turut aktif melakukan pendampingan dan pengawalan petani terkait  teknik budidayanya. Semua teknologi dan inovasi yang didapat selalu ditularkan kepada petani," ungkap Trias Suhartati saat mendampingi petani cara mengaplikasikan agens hayati pada awal tanam kegiatan korporasi benih padi.   

 

Reporter : Edy Santosa/Trias Suhartati/Tiara
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018