Monday, 21 September 2020


Bulog Ancang-ancang Bangun Penggilingan Padi di Lokasi Food Estate

21 Jul 2020, 12:22 WIBEditor : Yulianto

Dirut Perum Bulog, Budi Waseso saat mengunjungi lokasi food estate di Pulau Pisau | Sumber Foto:Humas Bulog

TABLOIDSINARTANI.COM, Pulau Pisau---Pemerintah telah mencanangkan pembangunan kawasan pangan (food estate) di Kalimantan Tengah seluas 165 ribu hektar (ha). Guna mengantisipasi panen melimpah di kawasan tersebut, Perum Bulog berancang-ancang membangun rice milling (penggilingan padi) di lokasi kawasan tersebut.

Untuk pembangunan penggilingan gabah, termasuk gudang penyimpanan beras, Bulog telah bergegas melakukan pembebasan lahan. Lokasi yang bakal Bulog garap berada di Kabupaten Pulang Pisau. Saat ada sekitara 48 ribu ha lahan di daerah tersebut yang telah aktif dengan produktivitas 4 ton/ha.

Direktur Utama Perum BULOG, Budi Waseso menargetkan pembangunan gudang dan rice milling ini segera selesai agar dapat digunakan pada musim panen Oktober 2020-Maret 2021.

"Dari 165 ribu ha luas proyek food estate yang direncanakan, ada 48 ribu ha sawah di Pulang Pisau yang sudah produksi. Artinya produksi akan banyak, belum daerah-daerah lain yang sekarang mulai tanam. Artinya akan menjadi sumber swasembada pangan baru di Indonesia," kata Budi Waseso.

Mantan Kepala BNN itu menambahkan, pihaknya sudah sering dilibatkan dalam pengerjaan proyek hilirisasi pangan. Nantinya pembuatan gudang baru ini akan lebih difokuskan untuk penyimpanan pangan dalam bentuk gabah sehingga bisa lebih awet dan siap giling menggunakan fasilitas rice milling BULOG.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Nantinya BULOG sebagai bagian dari BUMN Cluster Pangan akan menggarap hilirisasi atau sebagai off taker,” ujar Budi Waseso.

Potensi lahan food estate yang cukup luas ini memberikan harapan baru untuk swasembada pangan di Indonesia. Bahkan dapat menjadi jawaban atas peringatan dari lembaga pangan dunia FAO yang menyebutkan adanya potensi krisis pangan akibat kekeringan. Saat ini ada 1,4 juta ton beras yang dikelolah BULOG dan cukup untuk pemenuhan kebutuhan dalam negeri.

 

Reporter : Julian
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018