Saturday, 19 September 2020


Korporasi Petani di Tuban Hasilkan Benih Jagung Hibrida

10 Sep 2020, 11:06 WIBEditor : Ahmad Soim

Panen benih jagung hibrida dari Korporasi Petani | Sumber Foto:Retno S

 

TABLOIDSINARTANI.COM, Tuban - Korporasi petani di Tuban berhasil panen jagung hibrida untuk benih.

Direktur Perbenihan, Mohammad Takdir Mulyadi, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban yang diwakili oleh Kabid Tanaman Pangan Kab. Tuban, Dharmadin Noor, melakukan panen Pengembangan Petani Produsen Benih Jagung Hibrida (P3BTP) Berbasis Korporasi di Kelompok Tani Cinde Laras, Desa Paseyan, Kecamatan Jatirogo, Kab. Tuban, Jawa Timur Varietas Nasa 29 seluas 75 ha. 

Takdir memberi apresiasi kepada petani Tuban yang telah 2 (dua) kali ini sukses membuat benih. Ke depan harus mandiri, dan tetap membuat benih dengan memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).  

Menteri Pertanian SYL mengatakan, “Kementan terus dukung para petani untuk mengakses kredit usaha rakyat (KUR) guna meningkatkan usaha taninya dan tidak terus menerima bantuan dari pemerintah”.

Solichin, Ketua Poktan Cinde Laras mengungkapkan  “Sebagai petani, kami sangat bangga, selain penghasilan meningkat, tambah sejahtera, juga dapat mandiri benih, ungkapnya. 

BACA JUGA:

Mengembangkan Model Bisnis Pertanian dalam Bentuk Korporasi Petani

Korporasi Petani, Menuju Petani yang Beragribinis

Koordinator Penyuluh, Jarwanto, meyakinkan bahwa dengan adanya P3BTP berbasis Korporasi, petani sangat diuntungkan. Bahkan saat ini, Tuban telah dibentuk kelembagaan koperasi yang terintegrasi membentuk pengembangan kawasan jagung yang lebih besar mulai dari hulu sampai hilir serta pemasaran dikelola dengan pola koperasi. Saat ini tinggal legalitas hukumnya saja, katanya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi berharap Tuban memiliki andil yang cukup besar untuk menambah sumbangan produksi jagung. Dengan melihat keberhasilan kegiatan P3BTP jagung hibrida di Tuban yang dimulai sejak tahun 2019, maka untuk memasok kebutuhan benih Pengembangan Kawasan Jagung, sebagian bisa di pasok dari petani Tuban itu sendiri, tutur Suwandi.

Dharmadin menambahkan bahwa, hasil panen kegiatan P3BTP Jagung Hibrida ini, provitasnya rata-rata mencapai lebih dari 3,2  ton/ha glondong kering sawah (GKS) calon benih. 

“Tahun depan, rencananya ada penambahan pengembangan pertanaman hasil F1 petani Tuban di kecamatan lain seluas + 3.000 ha dengan beberapa macam varietas, untuk tahap awal 200 ha, dan 50 ha untuh show window Pengembangan Kawasan Korporasi Jagung di Tuban, ungkap Dharmadin. 

“Bahkan, bulan Oktober dengan gandeng Mitra Korporasi akan mempersiapkan ekspor benih ke Filifina dan Timor Leste, tahap awal sebanyak 45 ton”, imbuhnya.

 

 

Reporter : Retno Setianingsih
BERITA TERKAIT
Edisi Terakhir Sinar Tani
Copyright @ Tabloid Sinar Tani 2018